Blora, Tuturpedia.com – Keluhan soal kemacetan di kawasan perkotaan Blora kian nyaring disuarakan warga. Jalur utama Kota Blora, khususnya di sepanjang Jalan Gunandar hingga kawasan Tugu Pancasila ke arah selatan, kerap mengalami penumpukan kendaraan yang parah, terutama di jam-jam sibuk pagi hari. Rabu, (29/07/2026).
Kondisi ini makin memprihatinkan mengingat di kawasan tersebut berdiri berbagai fasilitas publik vital, mulai dari TK, SD, SMP, hingga Rumah Sakit Permata. Aktivitas antar-jemput sekolah dan lalulintas pasien RS berbaur berbahaya dengan lalu lalang kendaraan berat.
Panglima Blok T Blora, Kang Catur, menyuarakan desakan agar pemerintah segera merealisasikan pembangunan Jalan Lingkar (Ring Road) Blora.
“Saben esuk dalan kota panggah padet. Enek TK, SD, SMP, RS Permata… Ketambah truk-truk gedhe lewat tengah kota. Kapan Blora duwe jalan lingkar?” cetus Kang Catur menegaskan kegelisahan warga.
Jalur Nasional Tapi Jalur Kota Masih “Tergencet”
Menurut Kang Catur, usulan ini sangat realistis dan sudah sewajarnya diwujudkan. Pasalnya, rute Rembang – Blora – Cepu – Bojonegoro saat ini sudah resmi berstatus sebagai Jalan Nasional.
Dengan tingginya mobilitas interkota dan tonase armada logistik yang melintas setiap hari, membiarkan kendaraan berukuran besar melintasi jantung kota bukanlah solusi jangka panjang. Selain memicu kemacetan dan risiko kecelakaan tinggi di zona sekolah/rumah sakit, beban kendaraan berat juga mempercepat kerusakan infrastruktur jalan kota.
Kehadiran jalan lingkar diharapkan menjadi solusi permanen untuk:
Mengalihkan lalu lintas kendaraan berat/truk logistik agar tidak masuk ke area pusat kota.
Menjamin keselamatan anak sekolah dan pasien rumah sakit di area Jalan Gunandar – Tugu Pancasila. Mendorong pemerataan ekonomi dan pengembangan wilayah baru di sekitar pinggiran Kota Blora.
Masyarakat kini menunggu langkah konkret dari pemerintah daerah maupun pusat untuk merespons kebutuhan mendesak ini. Pembangunan jalan lingkar bukan lagi sekadar wacana, melainkan kebutuhan infrastruktur vital demi kenyamanan dan keselamatan warga Blora.
Penulis: Lilik Yuliantoro | Editor: Permadani T.
