Menengok Keindahan Wisata Religi Kanak-Kanak Yesus di Kota Batu, Satu-satunya di Indonesia

TUTURPEDIA - Menengok Keindahan Wisata Religi Kanak-Kanak Yesus di Kota Batu, Satu-satunya di Indonesia
banner 120x600

​Batu, Tuturpedia.com — Kota Batu di Jawa Timur selama ini tersohor sebagai magnet wisata utama di Indonesia. Dijuluki sebagai “the real tourism city of Indonesia”, kota pegunungan yang sejuk ini menawarkan paket lengkap bagi para pelancong, mulai dari wisata alam yang memesona, wisata kuliner yang memanjakan lidah, hingga destinasi rekreasi modern seperti Jatim Park Group dan Museum Angkut. Namun, di balik gemerlapnya lampu taman bermain dan keindahan alamnya, Kota Batu menyimpan sebuah permata tersembunyi yang menjadi magnet spiritual tersendiri: wisata religi Patung Kanak-kanak Yesus dari Praha.

Destinasi religi ini bukan sekadar tempat ibadah biasa. Pemerintah Kota Batu telah menetapkannya sebagai salah satu destinasi wisata religi resmi karena keunikannya yang luar biasa. Patung Kanak-kanak Yesus yang berada di Kota Batu ini merupakan satu-satunya yang ada di Indonesia, sekaligus menjadi yang ketiga di seluruh benua Asia setelah India dan Filipina.

Berdampingan Harmonis dengan Gua Maria

Secara geografis, situs ziarah ini terletak di kawasan yang sangat strategis dan mudah dijangkau, tepatnya berada di samping Gereja Katolik Gembala Baik Batu, yang beralamat di Jalan Ridwan No. 16, Ngaglik, Kecamatan Batu, Kota Batu.

TUTURPEDIA - Menengok Keindahan Wisata Religi Kanak-Kanak Yesus di Kota Batu, Satu-satunya di Indonesia

Saat memasuki area ziarah, pengunjung akan langsung merasakan atmosfer ketenangan yang kontras dengan hiruk-pikuk pusat kota. Patung Kanak-kanak Yesus tersebut ditaktakan dengan anggun di dalam sebuah gua khusus. Menariknya, letak gua ini dibangun berdampingan secara harmonis dengan Gua Maria. Perpaduan ini menciptakan lanskap spiritual yang teduh, dikelilingi oleh pepohonan hijau dan arsitektur yang tertata rapi, menjadikannya tempat yang sangat representatif untuk mencari ketenangan batin.

Sejak awal pembangunannya hingga saat ini, kompleks ziarah ini tidak pernah sepi. Setiap hari, area ini selalu dipadati oleh peziarah yang datang untuk berdoa, bermeditasi, atau sekadar menikmati kedamaian. Para pengunjung tidak hanya datang dari lingkup lokal Malang Raya saja, melainkan berbondong-bondong datang dari berbagai kota besar di Indonesia, seperti Surabaya, Jakarta, hingga luar pulau.

Menelusuri Sejarah Devosi dari Praha ke Bumi Nusantara

Keberadaan patung ini di Kota Batu memiliki latar belakang sejarah dan nilai spiritualitas yang mendalam. Kebaktian atau devosi kepada Kanak-kanak Yesus sebetulnya merupakan tradisi yang sangat tua dalam sejarah Gereja Katolik global. Banyak orang kudus (Santo dan Santa) dalam sejarah dunia yang mempraktikkan devosi ini secara mendalam, seperti St. Fransiskus dari Asisi, St. Antonius dari Padua, St. Teresa dari Avila, hingga St. Theresia dari Kanak-kanak Yesus.

Sejarah patung aslinya sendiri bermula pada abad ke-17 di Bohemia (sekarang dikenal sebagai Republik Ceko). Saat itu, sebuah patung lilin kecil berwujud Kanak-kanak Yesus diberikan kepada para biarawan Karmelit di Kota Praha. Seiring berjalannya waktu, banyak umat yang mengaku menerima mukjizat penyembuhan, berkat, serta ketenteraman jiwa setelah berdoa di hadapan patung tersebut. Sejak saat itulah, devosi Kanak-kanak Yesus dari Praha menyebar luas dan menjadi sangat populer di seluruh dunia.

Kehadiran replika resmi patung tersebut di Kota Batu terjadi pada hari Minggu, 7 September 2014. Kehadirannya menjadi momen bersejarah bagi Keuskupan Malang. Replika suci ini dibawa langsung dari gereja asalnya, yaitu Paroki Panny Marie Vitezne (Bunda Maria Kemenangan) di Praha, Republik Ceko.

Prosesi pembawaannya pun dilakukan secara resmi oleh Romo Anastasio Roggero, O.C.D., seorang imam dari Praha, dengan didampingi langsung oleh Counsellor Politik dan Ekonomi KBRI di Praha saat itu, Aloysius Guntur Setyawan. Pada hari yang sama, patung tersebut diberkati dan diresmikan secara khidmat oleh Uskup Malang kala itu, Mgr. Herman Joseph S. Pandoyoputro, O.Carm. Peristiwa inilah yang mengukuhkan posisi Indonesia sebagai negara ketiga di Asia yang memiliki replika autentik dari Praha.

Makna Filosofis Surya Sengkala

Bagi para pencinta sejarah dan budaya, ada satu detail yang sangat memikat di area ziarah ini. Pada bagian alas tempat berdirinya replika Patung Kanak-kanak Yesus, terdapat goresan untaian kalimat suci berupa surya sengkala—penanggalan tradisional Jawa yang diselaraskan dengan tahun Masehi. Kalimat tersebut berbunyi:
“Sucining Janma Sonya Mahastawa”

TUTURPEDIA - Menengok Keindahan Wisata Religi Kanak-Kanak Yesus di Kota Batu, Satu-satunya di Indonesia

​Secara harfiah, kalimat sakral ini memiliki arti yang mendalam: “Kesucian manusia dicapai dengan masuk ke dalam keheningan doa”. Jika untaian kata dalam surya sengkala tersebut dibaca dan dikonversikan ke dalam angka berdasarkan aturan sastra Jawa kuno secara terbalik, maka akan memunculkan angka 2014. Angka ini secara presisi menandai tahun di mana replika suci tersebut pertama kali menginjakkan kaki dan bertakhta di Bumi Nusantara.

Simbol Toleransi dan Ruang Inklusi Sosial

Meskipun tempat ini merupakan situs ziarah keagamaan bagi umat Katolik, dalam praktiknya, objek wisata religi ini telah menjelma menjadi ruang inklusi sosial yang luar biasa di Kota Batu. Kompleks Gereja Gembala Baik dan Patung Kanak-kanak Yesus ini kerap menerima kunjungan silaturahmi dari berbagai elemen masyarakat lintas iman.

Tercatat, kelompok Gusdurian yang dikenal aktif menyuarakan isu pluralisme dan toleransi, beberapa kali mengadakan kunjungan ke tempat ini guna merajut tali persaudaraan antarumat beragama. Tidak hanya itu, lokasi ini juga sering menjadi jujukan program study tour serta outing class bagi pelajar sekolah dasar, menengah, hingga mahasiswa program Pertukaran Mahasiswa Merdeka dari berbagai penjuru tanah air.

Kehadiran destinasi ini membuktikan bahwa pariwisata di Kota Batu tidak melulu soal hiburan komersial dan wahana permainan yang memacu adrenalin. Melalui keberadaan Patung Kanak-kanak Yesus dari Praha, Kota Batu menawarkan sebuah ruang refleksi, tempat di mana spiritualitas, keindahan sejarah dunia, dan indahnya toleransi berbaur menjadi satu dalam keheningan doa yang mendamaikan.

Editor: Permadani T.
tuturpedia.com - 2026