Laura Basuki dan Prilly Latuconsina Jadi Jurnalis Investigasi di Film Memburu Pemangsa, Angkat Kasus Kriminal Paling Mencekam

TUTURPEDIA - Laura Basuki dan Prilly Latuconsina Jadi Jurnalis Investigasi di Film Memburu Pemangsa, Angkat Kasus Kriminal Paling Mencekam
banner 120x600

Jakarta, Tuturpedia.com – Rumah produksi Sinemaku Pictures kembali menghadirkan gebrakan baru di industri perfilman Indonesia melalui film Memburu Pemangsa. Berbeda dengan karya-karya sebelumnya yang identik dengan drama emosional, kali ini Sinemaku Pictures menghadirkan film bergenre horror crime action yang memadukan misteri, aksi, dan horor dalam satu cerita penuh ketegangan.

Film garapan sutradara Umay Shahab ini dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 24 September 2026. Sebelumnya diperkenalkan dengan judul kerja Siksa Sampai Mati, film ini menjadi proyek penutup slate Sinemaku Pictures yang diumumkan pada awal tahun.

Melalui video pengenalan yang dirilis di media sosial resmi Sinemaku Pictures, publik diperkenalkan kepada empat pemeran utama perempuan yang menjadi pusat cerita, yakni Laura Basuki, Prilly Latuconsina, Taskya Namya, dan Yasamin Jasem. Keempatnya memerankan jurnalis investigasi yang berusaha mengungkap kasus kriminal terbesar abad ini.

Namun, penyelidikan mereka tidak hanya membawa pada jejak kejahatan manusia. Para jurnalis tersebut justru menemukan sosok pemangsa yang bekerja sama dengan kekuatan iblis, menghadirkan ancaman yang jauh lebih mengerikan daripada yang pernah mereka bayangkan.

Cuplikan video perdana juga menampilkan sejumlah petunjuk mengenai jalan cerita. Berkas-berkas kriminal, adegan investigasi, hingga aksi kesurupan dan pertarungan penuh intensitas tinggi menjadi gambaran bahwa film ini akan memadukan unsur horor dengan aksi kriminal yang menegangkan.

Selain empat pemeran utama, Memburu Pemangsa juga dibintangi Rifnu Wikana, Andri Mashadi, Septian Dwi Cahyo, Norman Akyuwen, Jordan Omar, Ruth Marini, serta Shareefa Daanish, yang semakin memperkuat jajaran pemain film ini.

Sutradara Umay Shahab mengatakan bahwa Memburu Pemangsa menjadi langkah baru bagi Sinemaku Pictures dalam mengeksplorasi genre yang lebih gelap dibanding karya-karya sebelumnya.

“Film Memburu Pemangsa menjadi eksplorasi terbaru dari Sinemaku Pictures, yang selama ini dikenal kuat lewat genre drama. Kali ini kami melangkah ke ranah yang lebih gelap. Lewat genre horror crime action, kami mengikuti seorang jurnalis investigasi yang menelusuri kasus kriminal terbesar abad ini, dan menemukan bahwa yang paling menakutkan bukanlah sesuatu yang gaib, melainkan monster yang berwajah manusia, hidup di tengah kita, dan mengincar mereka yang paling kita jaga. Ini isu yang nyata dan meresahkan, dan kami ingin penonton merasakannya bukan sebagai berita yang lewat begitu saja, tapi sebagai renungan yang ikut mereka bawa pulang.”

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa film ini tidak hanya mengandalkan unsur horor sebagai hiburan, tetapi juga mengangkat isu sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Teror yang dihadirkan bukan semata berasal dari dunia supranatural, melainkan dari kejahatan yang dilakukan manusia terhadap sesamanya.
Bagi Prilly Latuconsina, proyek ini menjadi tantangan tersendiri. Ia harus mendalami kehidupan seorang jurnalis investigasi agar mampu menghadirkan karakter yang terasa autentik di layar lebar.

Prilly mengungkapkan bahwa dirinya bertemu langsung dengan sejumlah jurnalis dan pimpinan redaksi media untuk memahami proses kerja, tekanan, hingga risiko yang dihadapi para wartawan ketika mengungkap sebuah kasus besar.

“Memburu Pemangsa mendorong aku jauh keluar dari zona nyaman. Untuk memerankan jurnalis investigasi ini, aku sempat menemui sejumlah jurnalis dan pimpinan redaksi media demi memahami dunia mereka dari dekat. Tapi di balik semua tantangan itu, buat aku film ini penting karena apa yang diperjuangkan. Semakin dalam aku masuk ke peran ini, semakin aku sadar betapa nyata ancaman yang dihadapi mereka yang paling rentan di sekitar kita. Ini bukan sekadar film yang menegangkan, tapi film yang harus dibicarakan.”

Hal senada disampaikan Laura Basuki, yang mengaku memiliki alasan kuat menerima tawaran bermain dalam film ini. Selain mengangkat isu penting, film tersebut juga memberinya kesempatan mengeksplorasi kemampuan akting di genre yang belum pernah dijalaninya.

Laura mengungkapkan bahwa dirinya hanya memiliki waktu persiapan selama 17 hari sebelum proses syuting dimulai. Meski demikian, ia tetap memutuskan bergabung karena yakin dengan pesan yang ingin disampaikan film tersebut.

“Salah satu alasanku menerima tawaran bermain di film ini adalah karena isu penting yang dibawa Memburu Pemangsa, sampai aku memutuskan bergabung meski hanya punya waktu persiapan selama 17 hari. Selain karena aku berkesempatan mengeksplorasi karakter yang aku perankan, film ini juga menandai kembalinya aku berakting ke genre horor untuk pertama kalinya sejak 2018. Dan ini juga pertama kalinya aku bermain di film action, sebuah eksplorasi baru untuk aku.”

Film ini sekaligus menjadi debut Umay Shahab dalam menggarap film horror crime action. Sinemaku Pictures menyebut proyek tersebut sebagai salah satu film paling ambisius yang pernah mereka produksi.

Tak hanya itu, Memburu Pemangsa juga mempertemukan tiga aktris yang dikenal sebagai “Ratu Horor Indonesia”, sekaligus menjadi film action pertama bagi Laura Basuki dan pengalaman action perdana bagi Prilly Latuconsina.

Sejak didirikan pada 2019 oleh Umay Shahab dan Prilly Latuconsina, Sinemaku Pictures dikenal melalui sejumlah film drama yang sukses secara komersial maupun mendapat apresiasi penonton, seperti Kukira Kau Rumah, Ketika Berhenti di Sini, Bolehkah Sekali Saja Kumenangis, hingga Perayaan Mati Rasa.
Melalui Memburu Pemangsa, rumah produksi tersebut menunjukkan keberaniannya bereksperimen dengan genre baru tanpa meninggalkan cerita yang memiliki pesan sosial kuat.

Film ini diharapkan bukan hanya menghadirkan pengalaman menonton yang menegangkan, tetapi juga membuka ruang diskusi mengenai berbagai bentuk kekerasan dan kejahatan yang masih terjadi di sekitar masyarakat.
Memburu Pemangsa dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 24 September 2026.
Kontributor: Sarah Limbeng

Editor: Permadani T.
tuturpedia.com - 2026