Kendal, Tuturpedia.com – PT PLN (Persero) mempercepat penguatan infrastruktur ketenagalistrikan untuk menopang pertumbuhan investasi dan industri di Jawa Tengah. Kali ini, PLN berhasil mengoperasikan Gardu Induk (GI) 150 kV Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal beserta Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV KEK Kendal Incomer. Jumat, (30/10/2026).
Menariknya, proyek strategis tersebut berhasil diselesaikan 147 hari atau hampir lima bulan lebih cepat dari target jadwal yang telah ditetapkan.
Pencapaian ini menjadi langkah penting dalam memperkuat keandalan pasokan listrik bagi kawasan industri Kendal yang terus berkembang dan menjadi salah satu tujuan investasi di Jawa Tengah.
Infrastruktur yang telah dioperasikan meliputi dua unit transformator dengan kapasitas masing-masing 60 MVA. Dengan demikian, gardu induk tersebut memiliki total kapasitas transformasi terpasang sebesar 120 MVA.
Sementara itu, pembangunan SUTT 150 kV KEK Kendal Incomer Line 1 mencakup 23 tower dengan panjang jaringan mencapai 16,473 kilometer sirkit (kms).
Jaringan tersebut terhubung langsung dengan sistem transmisi SUTT 150 kV Weleri-Kaliwungu sehingga memperkuat sistem penyaluran listrik untuk memenuhi kebutuhan kawasan industri.
General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT), Kishartanto Purnomo Putro, mengatakan percepatan penyelesaian proyek tidak mengabaikan standar kualitas maupun keselamatan kerja.
Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan sekadar menyelesaikan pembangunan lebih awal, tetapi juga memastikan infrastruktur kelistrikan segera memberikan manfaat bagi dunia usaha.
“Percepatan ini bukan sebatas merampungkan proyek lebih awal, melainkan memastikan pasokan listrik yang andal segera memberikan dampak nyata bagi laju pertumbuhan industri dan masuknya investasi,” kata Kishartanto, Rabu (28/10/2026).
Manager PLN UPP JBT 4, Parlindungan, turut mengapresiasi kerja sama seluruh tim teknis di lapangan. Kolaborasi tersebut dinilai mampu mengidentifikasi sekaligus menyelesaikan berbagai tantangan teknis maupun nonteknis secara cepat dan responsif.
Keberhasilan pengoperasian infrastruktur ini juga mendapat apresiasi dari pelaku usaha di KEK Kendal.
Presiden Direktur PT United Power, Jony Oktavian Haryanto, menyampaikan terima kasih atas kesiapan infrastruktur kelistrikan yang semakin diperkuat PLN.
Ia menegaskan bahwa pasokan listrik yang stabil dan minim gangguan merupakan kebutuhan mendasar bagi keberlangsungan operasional pabrik serta fasilitas manufaktur.
“Keandalan pasokan energi diharapkan terus meningkatkan daya tarik KEK Kendal di mata investor global dan domestik, yang pada akhirnya memperluas penyerapan tenaga kerja di Jawa Tengah,” tuturnya.
Pengoperasian GI 150 kV KEK Kendal menjadi bagian dari upaya PLN menyiapkan infrastruktur energi yang mampu mengikuti perkembangan kebutuhan industri.
Sebab, bagi kawasan industri, listrik bukan sekadar fasilitas pendukung. Keandalan energi menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas pabrik, memberikan kepastian operasional bagi investor, hingga membuka peluang penyerapan tenaga kerja.
Dengan infrastruktur yang semakin kuat, KEK Kendal diharapkan mampu meningkatkan daya saing sebagai kawasan tujuan investasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah.
Penulis: Lilik Yuliantoro | Editor: Permadani T.














