Kabupaten Semarang, Tuturpedia.com — Perayaan Hari Jadi ke-152 Kecamatan Tengaran tahun ini akan hadir dengan nuansa berbeda. Sebuah agenda seni bertajuk “Nggambar Bareng 100 Pelukis Jawa Tengah” dijadwalkan berlangsung pada Minggu, pukul 08.00 hingga 17.00 WIB, sebagai bagian dari rangkaian peringatan hari jadi yang memadukan seni rupa, pertunjukan budaya, dan keterlibatan masyarakat luas.
Kegiatan akan dipusatkan di dua lokasi utama, yakni kawasan Kali Umbul Senjoyo serta area pertunjukan di Lapangan SD Negeri 2 Tegalwaton. Sebanyak 100 pelukis dari berbagai daerah di Jawa Tengah dijadwalkan ikut ambil bagian. Mereka terdiri dari seniman senior maupun generasi muda yang akan berkarya bersama dalam suasana terbuka dan penuh kebersamaan.
Tak hanya menampilkan aktivitas melukis, acara ini juga menghadirkan beragam kegiatan pendukung yang menarik perhatian masyarakat. Pada pagi hari, mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WIB, panitia mengadakan lomba mewarnai untuk anak-anak tingkat TK dan SD sebagai upaya menanamkan kecintaan terhadap seni sejak usia dini.
Semarak perayaan semakin terasa dengan hadirnya kirab budaya yang menampilkan kekayaan tradisi daerah. Selain itu, pertunjukan ketoprak berjudul “Keris Kurbakur” akan mengangkat kisah sejarah Tengaran dalam balutan seni panggung yang sarat nilai budaya.
Sentuhan sastra pun turut mewarnai acara melalui pembacaan puisi. Di sisi lain, seni rupa akan tampil lebih hidup dan interaktif melalui pameran karya para pelukis yang dapat dinikmati pengunjung di area stand kuliner panitia maupun kawasan Umbul Senjoyo. Menariknya lagi, masyarakat juga bisa memanfaatkan layanan sketsa wajah langsung di lokasi pertunjukan.
Sejumlah tokoh penting dijadwalkan hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Bupati Semarang, Camat Tengaran, serta para tokoh masyarakat setempat. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan terhadap tumbuhnya seni dan budaya di wilayah Tengaran.
Menjelang sore, suasana akan semakin meriah dengan penampilan Reog Tegalwaton sebagai penutup rangkaian acara.
Kegiatan ini digagas oleh Sanggar Lukis Boodee Tengaran sebagai wujud nyata kepedulian dalam menghidupkan ekosistem seni dan budaya lokal. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antar seniman dan masyarakat dalam momentum bersejarah bagi Kecamatan Tengaran.
Melalui perayaan ini, seni diharapkan menjadi ruang pertemuan yang hangat sekaligus sarana bersama untuk merayakan identitas budaya daerah.***
