Blora, Tuturpedia.com – Warga Kabupaten Blora digegerkan oleh peristiwa kebakaran yang melanda sebuah jembatan kuno peninggalan era kolonial Belanda di Desa Sambongrejo, Kecamatan Tunjungan, Selasa (16/6/2026).
Insiden ini tak hanya mengejutkan, tetapi juga memicu keprihatinan mendalam karena mengancam kelestarian salah satu aset bersejarah di wilayah tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kobaran api pertama kali terlihat berasal dari bagian bawah jembatan.
Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, tampak api dengan cepat membesar, melahap struktur bawah jembatan dan menghasilkan kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi ke udara.
Peristiwa tersebut sontak menarik perhatian warga yang melintas di sekitar lokasi.
Diduga Akibat Kelalaian Pencari Lumut
Sejumlah saksi mata menyebutkan, sebelum kebakaran terjadi, terlihat dua pria tak dikenal berada di bawah jembatan. Keduanya diduga tengah mengais lumut yang biasanya dimanfaatkan sebagai umpan untuk memancing ikan di aliran sungai setempat.
Namun, aktivitas tersebut diduga berujung pada kelalaian fatal. Api diperkirakan muncul akibat penggunaan korek api atau pembakaran semak-semak di sekitar lokasi yang kemudian tidak terkendali hingga memicu kebakaran besar.
Warisan Bersejarah Terancam Rusak
Jembatan kuno tersebut dikenal sebagai salah satu peninggalan arsitektur kolonial yang masih bertahan di kawasan Tunjungan.
Selain berfungsi sebagai sarana penghubung, keberadaannya juga memiliki nilai historis tinggi bagi masyarakat setempat.
Warga menyayangkan kejadian ini, mengingat jembatan tersebut bukan sekadar infrastruktur biasa, melainkan bagian dari identitas sejarah daerah.
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait tingkat kerusakan maupun estimasi kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran tersebut.
Harapan Penanganan dan Penegakan Hukum
Masyarakat berharap pihak berwenang segera turun tangan untuk melakukan investigasi menyeluruh guna mengungkap penyebab pasti kebakaran.
Selain itu, penindakan tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab dinilai penting agar kejadian serupa tidak terulang.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya menjaga dan melestarikan aset bersejarah.
Kelalaian sekecil apa pun dapat berujung pada kerugian besar yang tidak hanya bersifat materiil, tetapi juga menghilangkan jejak sejarah yang tak ternilai harganya.
