Blora, Tuturpedia.com – Pagi yang cerah di Desa Geneng, Kecamatan Jepon, mendadak riuh oleh suara tawa, obrolan hangat, dan dentingan sekop yang beradu dengan tanah. Ratusan warga bersama aparat gabungan dari unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Kecamatan tumpah ruah ke jalan. Jumat, (05/06/2026).
Mereka tidak sedang melakukan demonstrasi, melainkan menggelar aksi nyata yang kian hari kian dirindukan di era modern: gotong royong memperbaiki infrastruktur desa.
Fokus aksi kali ini adalah Jalan Kemloko, sebuah akses vital bagi mobilitas warga Desa Geneng. Kondisi jalan yang sebelumnya memerlukan perhatian khusus kini mulai tersentuh perbaikan. Langkah nyata ini diwujudkan melalui pengurukan menggunakan material batu grosok (batu kapur/padas) guna menutup lubang-lubang jalan yang kerap menyulitkan para pengguna jalan, terutama pengendara roda dua.
Kolaborasi Nyata: 4 Rit Grosok dari Camat dan Kades
Perbaikan jalan ini bukan sekadar wacana. Aksi spontanitas yang penuh esensi ini diinisiasi dengan adanya stimulan berupa bantuan material sebanyak 4 rit (truk) batu grosok. Bantuan tersebut bersumber dari kepedulian bersama antara Camat Jepon, Andi Nurrohman, dan Kepala Desa (Kades) Geneng.
Kehadiran material ini langsung disambut antusias oleh warga. Bagi mereka, bantuan ini adalah pemantik semangat yang membuktikan bahwa pimpinan daerah tidak tinggal diam melihat denyut nadi perekonomian desa terhambat oleh akses jalan yang kurang memadai.
TNI, Polri, dan Pemerintah Kecamatan Turun Langsung ke Lapangan
Pemandangan di Jalan Kemloko pada Jumat pagi itu tampak begitu harmonis. Tidak ada sekat antara pejabat, aparat, dan rakyat jelata. Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Jepon, personel Polsek Jepon, hingga anggota Koramil 02/Jepon tampak berseragam olahraga maupun pakaian dinas lapangan, mengabaikan terik matahari yang mulai menyengat.
Camat Jepon, Andi Nurrohman, terlihat berada di barisan depan. Tanpa canggung, ia ikut memegang material padas dan berbaur langsung dengan warga yang sedang meratakan grosok ke area jalan yang berlubang.
“Kegiatan ini adalah wujud nyata dari sinergitas tiga pilar di Kecamatan Jepon, sekaligus bukti bahwa budaya gotong royong di Desa Geneng masih sangat kental dan terjaga dengan baik. Kita tidak hanya ingin menunggu anggaran turun, tetapi apa yang bisa kita sengkuyung (kerjakan bersama) hari ini demi keselamatan dan kenyamanan warga, langsung kita eksekusi,” ujar Andi Nurrohman di sela-sela kegiatan.
Senada dengan Camat, perwakilan dari Polsek dan Koramil Jepon menyampaikan bahwa keterlibatan TNI-Polri dalam aksi gotong royong ini merupakan bagian dari tugas pelayanan masyarakat. Selain untuk menjaga kondusivitas, momen seperti ini sangat efektif untuk mempererat tali silaturahmi dan kemitraan antara aparat keamanan dengan warga binaan.
Senyum Warga dan Harapan Peningkatan Ekonomi Desa
Jalan Kemloko selama ini menjadi rute penting bagi warga Desa Geneng, baik untuk mengangkut hasil pertanian, akses anak-anak menuju sekolah, maupun jalur ekonomi sehari-hari. Dengan diratakannya jalan menggunakan 4 rit grosok ini, masyarakat kini bisa bernapas lebih lega.
Akses berkendara kini menjadi jauh lebih stabil, aman, dan meminimalisir risiko kecelakaan akibat lubang jalan.
Kepala Desa Geneng menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga atas kepedulian Camat Jepon serta kesiapan personel TNI dan Polri yang mau meluangkan waktu dan tenaga untuk turun ke jalan.
“Melihat bapak-bapak dari Forkopimcam, Polsek, dan Koramil mau kepanasan dan kotor-kotoran bersama warga, itu menjadi motivasi luar biasa bagi kami. Bantuan grosok ini sangat bermanfaat. Harapan kami, sinergi yang indah ini bisa terus terjaga dalam program-program pembangunan desa ke depannya,” ungkap warga penuh syukur.
Aksi gotong royong ini berakhir menjelang siang dengan kondisi Jalan Kemloko yang jauh lebih rapi dan rata. Semangat kebersamaan yang terpancar dari Desa Geneng hari ini menjadi refleksi indah bahwa seberat apa pun masalah infrastruktur di daerah, jika dipikul bersama dengan semangat gotong royong, pasti akan menemukan jalan keluarnya. Perlu diketahui, penggrosokan tersebut juga di bantu DPUPR Blora dengan penyelenderan.















