News  

Redam Gejolak Petani Tebu Blora, Bulog Siapkan 6 Langkah Strategis: Dari Revitalisasi PT GMM hingga Rencana Pabrik Ethanol

TUTURPEDIA - Redam Gejolak Petani Tebu Blora, Bulog Siapkan 6 Langkah Strategis: Dari Revitalisasi PT GMM hingga Rencana Pabrik Ethanol
banner 120x600

Blora, Tuturpedia.com – Ketegangan aksi tuntutan para petani tebu di Kabupaten Blora kini mulai mencair. Sebuah dokumen internal laporan resmi dari Direktur Utama Bulog yang ditujukan kepada Kepala Staf Kepresidenan (KSP) mengungkapkan sejumlah komitmen besar dan langkah taktis yang telah disepakati saat tatap muka bersama perwakilan petani tebu setempat. Kamis, (28/05/2026).

Berdasarkan lembaran dokumen cetak yang terekam dalam file 1000815359.jpg, tim negosiator Bulog telah melakukan pendekatan intensif ke tokoh agama serta Asosiasi Petani Tebu Blora. Sebagai wujud iktikad baik awal, Bulog bahkan telah menyalurkan bantuan berupa 1.000 meter persegi keramik untuk masjid-masjid di seputaran wilayah operasional PT Gendhis Multi Manis (GMM).

TUTURPEDIA - Redam Gejolak Petani Tebu Blora, Bulog Siapkan 6 Langkah Strategis: Dari Revitalisasi PT GMM hingga Rencana Pabrik Ethanol
File 1000815359.jpg (dok. Lilik Yuliantoro)

Berikut adalah 6 poin terobosan utama yang sedang dan akan dijalankan oleh Bulog demi memulihkan ekosistem industri gula dan menjamin kesejahteraan masyarakat Blora:

  • Reformasi Manajemen Korporasi (Akomodasi Putra Daerah)

Pergantian Komisaris: Bulog sedang memproses pergantian posisi Komisaris sesuai dengan aspirasi perwakilan pertanian tebu. Komitmen ini melibatkan “putra terbaik Blora” untuk menduduki salah satu kursi Direktur.

Pergantian Direksi PT GMM: Sedang berjalan pula proses pergantian salah satu Direktur PT GMM (kemungkinan Direktur SDM) yang secara khusus diupayakan untuk mengakomodasi perwakilan langsung dari masyarakat sekitar pabrik.

  • Penyelamatan Nasib Karyawan dan Revitalisasi Pabrik.

Pemberdayaan Karyawan Menganggur: Karyawan PT GMM yang saat ini terdampak dan menganggur, kini mulai dilibatkan oleh Bulog dalam program penyerahan gabah di seluruh pulau Jawa agar mereka tetap memiliki penghasilan rutin.

Mengubah Operasional Mesin Giling: Guna menghidupkan kembali denyut nadi pabrik PT GMM, Bulog sedang berbicara intens dengan Badan Pengelola (BP) BUMN untuk mengubah operasionalisasi mesin. Mesin pabrik yang tadinya hanya dirancang untuk menggiling gula rafinasi, kini diupayakan secara intensif agar bisa beralih fungsi menggiling tebu rakyat.

  • Hilirisasi Industri dan Kepastian Serapan Panen

    Pembangunan Pabrik Baru (Ethanol & Molasse): Memanfaatkan lahan sisa milik PT GMM, Bulog bekerja sama dengan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk membangun hilirisasi industri berupa pabrik ethanol dan molasse (tetes tebu).

    Jaminan Penyerapan Hasil Panen: Petani tebu Blora tidak perlu cemas kehilangan pasar. Seluruh hasil panen tebu dipastikan akan diserap melalui Bulog. Untuk proses produksinya, tebu-tebu tersebut nantinya akan digiling di pabrik gula milik SGN (Sinergi Gula Nusantara) dan PTPN yang tersebar di wilayah Jawa Tengah.

    Tentunya, langkah taktis yang dilaporkan oleh Dirut Bulog ini menjadi angin segar sekaligus pembuktian bahwa negara hadir di tengah konflik agraria dan industri demi menyelamatkan hajat hidup para petani di daerah. Pembaca dapat melihat detail poin-poin kesepakatan tertulis tersebut secara utuh pada lampiran foto dokumen di file 1000815359.jpg.

    Penulis: Lilik Yuliantoro Editor: Permadani T.
    tuturpedia.com - 2026