Indeks
News  

Proyek Pertamina Disorot! Kompensasi Nihil, Exi Wijaya Gelar Konsolidasi Malam Ini

Blora, Tuturpedia.com – Gelombang keresahan masyarakat di wilayah Blora Selatan kian menguat. Mobilisasi alat berat untuk proyek Pertamina melalui PT PDSI yang melintasi sejumlah desa seperti Pilang, Temulus, Kradenan, hingga Randublatung memicu sorotan tajam dari kalangan pemuda dan warga terdampak.

Pasalnya, aktivitas proyek yang dikawal aparat bersenjata lengkap tersebut dinilai tidak diiringi dengan keterbukaan maupun perhatian terhadap hak-hak masyarakat. Warga mempertanyakan keadilan, terutama terkait kompensasi yang sebelumnya pernah dirasakan pemuda Kradenan, namun kini disebut tidak lagi diberikan.

Tokoh pemuda yang juga penggerak konsolidasi, Exi Wijaya, menegaskan bahwa kondisi saat ini berbeda jauh dibanding sebelumnya. Menurutnya, masyarakat di wilayah terdampak justru tidak dilibatkan, bahkan tidak menerima kompensasi sepeser pun meski aktivitas proyek berlangsung di sekitar mereka.

“Dulu pemuda dilibatkan dan ada kompensasi. Sekarang tidak ada kejelasan sama sekali. Ini yang harus kita pertanyakan bersama,” tegasnya.

Situasi tersebut mendorong lahirnya inisiatif konsolidasi yang digagas oleh Barisan Perjuangan Pemuda Blora Selatan. Mereka mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya pemuda dari desa-desa terdampak, untuk bersatu dan menyusun langkah strategis dalam memperjuangkan hak mereka.

Konsolidasi dijadwalkan berlangsung pada Rabu (15/7/2026) pukul 20.00 WIB di Pendopo Goa Sentono, Kradenan. Agenda utama adalah merumuskan langkah bersama serta memperkuat solidaritas masyarakat dalam menyikapi dampak mobilisasi proyek tersebut.

Ajakan ini menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat tidak ingin lagi berada di posisi pasif. Mereka menuntut transparansi, keadilan, dan pengakuan atas dampak yang mereka rasakan secara langsung.

Wayahe pemuda bersatu. Ini bukan hanya soal kompensasi, tapi soal harga diri dan hak masyarakat,” seru Exi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait, termasuk PT PDSI maupun pihak Pertamina, terkait tuntutan dan keluhan warga tersebut. Namun, konsolidasi malam ini diprediksi menjadi titik awal pergerakan yang lebih besar dari masyarakat Blora Selatan.

Penulis: Lilik Yuliantoro Editor: Permadani T.
Exit mobile version