Blora, Tuturpedia.com — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Blora mulai tancap gas melakukan regenerasi besar-besaran di tubuh partai. Melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab), sebanyak sekitar 1.200 kader dikerahkan untuk memperkuat struktur politik hingga tingkat kecamatan.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi penyegaran kepengurusan partai hingga tahun 2030 sekaligus pemanasan mesin politik menuju Pemilu legislatif mendatang.
Ketua DPC PDIP Blora, Andita Nugrahanto, menyampaikan bahwa Musancab digelar sebagai proses resmi pergantian pengurus Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Blora.
“Musyawarah Anak Cabang ini diikuti sekitar 1.200 kader sebagai bagian dari pergantian pengurus PAC hingga tahun 2030,” ujar Andita usai kegiatan di Gor Mustika Blora, Jumat (22/5/2026).
Dalam proses tersebut, sekitar 20 persen struktur kepengurusan mengalami perombakan. Regenerasi ini dinilai penting untuk menjaga daya tahan dan soliditas partai di tengah dinamika politik yang terus berkembang.
Tak hanya berhenti di tingkat kecamatan, PDIP Blora juga akan melanjutkan penyegaran struktur hingga ke tingkat ranting dan anak ranting dalam waktu dekat.
“Ada sekitar 20 persen kepengurusan lama yang diganti dengan wajah baru. Ini bagian dari penyegaran organisasi,” jelasnya.
Meski melakukan perubahan, Andita menegaskan pentingnya menjaga kekompakan internal. Ia mengingatkan seluruh kader untuk tetap solid dan menghindari konflik internal yang dapat merugikan partai.
“Kunci kita adalah soliditas. Jangan sampai ada gesekan yang membuat partai menjadi tidak kondusif,” tegas politisi Komisi C DPRD Blora tersebut.
Dalam agenda politik ke depan, PDIP Blora tetap memasang target ambisius: kembali menjadi kekuatan utama di legislatif.
Partai berlambang banteng moncong putih itu juga membidik kursi Ketua DPRD Blora pada periode mendatang.
“Target kami jelas, merebut kembali posisi Ketua DPRD dan menjadi pemenang legislatif,” katanya optimistis.
Namun demikian, Andita menegaskan bahwa saat ini fokus utama partai belum mengarah ke kontestasi Pilkada. PDIP Blora masih memprioritaskan penataan struktur organisasi hingga ke akar rumput.
“Setelah ini kita lanjutkan pergantian pengurus ranting dan anak ranting. Targetnya selesai sampai bulan Juni,” imbuhnya.
Didampingi Bendahara DPC PDIP Blora, Mujoko, Andita menilai Musancab menjadi momentum penting untuk memperkuat fondasi partai sekaligus membuka ruang bagi generasi muda.
Ia menegaskan, PDIP Blora siap memberi tempat bagi anak-anak muda yang ingin terjun ke dunia politik dan berkontribusi untuk daerah.
“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi anak muda Blora untuk bergabung dan aktif di PDI Perjuangan,” pungkasnya.
