News  

Mayat Pria Ditemukan di Sungai Musi Palembang dalam Keadaan Terikat Rantai dan Batu 

TUTURPEDIA - Mayat Pria Ditemukan di Sungai Musi Palembang dalam Keadaan Terikat Rantai dan Batu 
banner 120x600

Tuturpedia.com – Mayat pria bertato tanpa identitas ditemukan di perairan Sungai Musi, tepatnya di kawasan Jembatan Musi IV, Kelurahan 14 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang, Sumatra Selatan.

Dikutip Tuturpedia.com, Kamis (20/6/2024) penemuan mayat ini terjadi pada Selasa (18/6/2024) sekitar pukul 23.00 WIB. 

Mayat tanpa identitas itu ditemukan pertama kali oleh warga sekitar yang melaporkan penemuan mayat ke pihak kepolisian

Adapun saat ditemukan, kaki sebelah kanan korban dalam keadaan terikat karung berisi batu menggunakan rantai dan juga digembok. 

Berdasarkan keterangan dari Dokter Forensik Rumah Sakit Bhayangkara M Hasan Palembang, dr Indra Nasution, terdapat dua tato pada tubuh korban. 

Tato tersebut bergambar suku Indian dan juga sebuah tato berbentuk tulisan. 

“Tato di kaki gambar suku Indian yang cuma kepala saja, lalu tato di tangan ada tulisan tapi tidak terlalu jelas,” ujar dr Indra.

“Di dada kanan kemudian di punggung kanan atas. Nah kemudian kita jumpai juga dia itu ada tatonya di dada kiri dengan kiri bawah sama kanan. Kaki sebelah kanan, nah itu aja kita jumpai,” ungkap dr Indra. 

Sementara itu, korban mengenakan pakaian lengkap, kaus berwarna coklat dan celana sebatas lutut. 

“Pakaiannya kaos dan celana sebatas lutut,” imbuhnya. 

Sedangkan untuk ciri-ciri fisik korban, diperkirakan berusia 30-40 tahun dengan tinggi sekitar 170 cm dan ada jaringan parut keloid di dada kanan serta punggung. 

Dr Indra juga menemukan luka memar pada bagian tangan dan kaki korban namun dia tak bisa memastikan bahwa mayat tanpa identitas itu merupakan korban pembunuhan. 

Menurutnya, batu dalam karung yang diikatkan pada kaki korban tersebut dijadikan sebagai pemberat. Korban bisa jadi meninggal tenggelam bukan di tempat pertama ditemukan. 

“Kalau kita jumpa tadi kan katanya kan di boom baru jumpai kan? Sebenarnya bukan di situ lokasinya. Itu mungkin hanyut dia tuh. Jadi fungsi rantai itu sebagai pemberat ya,” jelasnya. 

Sementara itu, selain berisikan batu, karung yang diikatkan dengan menggunakan rantai ke kakinya juga berikan sandal korban.  

“Oh iya itu tadi bukan tali. Jadi dia itu rantai kemudian dikasih gembok lagi. Kemudian dimasukkan ke dalam kain karung diisi batu. Jadi karung itu berisi batu juga sandal daripada korban itu sendiri,” pungkasnya.***

Penulis: Niawati.

Editor: Annisaa Rahmah.

tuturpedia.com - 2026