Jakarta, Tuturpedia.com – Komitmen terhadap sektor pangan kembali mengantarkan Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo, meraih penghargaan bergengsi dalam ajang KWP Award 2026, beberapa waktu lalu. Rabu, (29/04/2026).
Firman dinobatkan sebagai Legislator Peduli Ketahanan Pangan Nasional oleh Koordinator Wartawan Parlemen (KWP), sebagai bentuk apresiasi atas konsistensinya dalam mengawal kebijakan strategis di sektor pertanian, kelautan, dan pangan.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kiprah Firman dalam memperjuangkan keberpihakan negara terhadap petani, nelayan, serta pelaku usaha pangan di tengah berbagai tantangan global yang terus membayangi ketahanan pangan nasional.
Dalam keterangannya, Firman menyampaikan rasa syukur sekaligus menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar simbol, melainkan tanggung jawab moral untuk terus bekerja lebih keras.
“Ini bukan hanya kehormatan, tetapi juga tantangan bagi saya untuk terus berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Meski tidak dapat hadir langsung dalam malam penganugerahan, Firman menegaskan bahwa dedikasinya terhadap sektor pangan tidak akan surut. Ia menilai ketahanan pangan merupakan fondasi utama bagi kedaulatan bangsa, terutama dalam menghadapi dinamika krisis global, perubahan iklim, hingga fluktuasi ekonomi dunia.
Sebagai legislator di Komisi IV DPR RI, Firman dikenal aktif mendorong kebijakan yang berorientasi pada penguatan produksi dalam negeri, perlindungan petani, serta peningkatan kesejahteraan nelayan. Ia juga kerap menyoroti pentingnya kemandirian pangan agar Indonesia tidak bergantung pada impor.
Lebih jauh, politisi senior Partai Golkar itu menegaskan bahwa penghargaan yang diterimanya merupakan hasil kerja kolektif, bukan capaian individu semata.
“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk semua pihak yang telah bekerja bersama dalam memperjuangkan kemandirian dan keberlanjutan pangan nasional,” tegasnya.
Ajang KWP Award 2026 sendiri mengusung tema “Mengawal Perjuangan, Mengapresiasi Dedikasi: Bersama Mewujudkan Indonesia Emas”. Kegiatan ini menjadi salah satu barometer penilaian kinerja para wakil rakyat melalui perspektif jurnalis parlemen yang mengikuti dinamika kebijakan secara langsung.
Penghargaan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa isu pangan bukan sekadar urusan produksi, tetapi menyangkut masa depan bangsa. Dalam konteks ini, peran legislator seperti Firman dinilai krusial untuk memastikan kebijakan yang lahir benar-benar berpihak pada rakyat.
Dengan penghargaan ini, harapan publik pun menguat: agar upaya memperjuangkan kedaulatan pangan tidak berhenti pada seremoni, melainkan terus berlanjut dalam kebijakan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput.














