Kepsek SMAN 1 Randublatung “Tampik Keras” Pernyataan Ka TU! Proyek Rp2,3 Miliar Dipastikan Swakelola, Bukan Pihak Ketiga

TUTURPEDIA - Kepsek SMAN 1 Randublatung “Tampik Keras” Pernyataan Ka TU! Proyek Rp2,3 Miliar Dipastikan Swakelola, Bukan Pihak Ketiga
banner 120x600

Blora, Tuturpedia.com – Polemik proyek pembangunan dan rehabilitasi SMAN 1 Randublatung senilai Rp2,3 miliar dari Kemendikbud kian memanas. Kepala sekolah, Harmoko, akhirnya angkat bicara dan secara tegas meluruskan pernyataan Kepala Tata Usaha (Ka TU) yang sebelumnya menyebut proyek tersebut dipihakketigakan.

Harmoko menyatakan, informasi yang disampaikan Ka TU tidak tepat dan menimbulkan kesalahpahaman di publik. Ia menegaskan bahwa proyek tersebut dilaksanakan secara swakelola oleh pihak sekolah, bukan oleh pihak ketiga seperti yang sempat beredar.

“Pernyataan yang disampaikan oleh Ka TU kami itu salah, mungkin kurang memperhatikan saat kami melakukan sosialisasi di internal kami,” tegas Harmoko, Kamis (16/7/2026).

Ia kembali menegaskan bahwa seluruh pekerjaan pembangunan dan rehabilitasi dilakukan secara swakelola, sesuai mekanisme bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kemendikbud.

“Untuk pekerjaan di sekolah kami dilakukan secara swakelola, bukan dipihakketigakan seperti yang sudah beredar,” ujarnya.

Tak hanya itu, Harmoko juga membantah anggapan bahwa sekolah tidak mengelola anggaran. Ia memastikan dana proyek tersebut masuk langsung ke rekening sekolah dan dikelola sesuai ketentuan.

“Anggaran juga masuk ke rekening sekolah. Kami juga sudah dipanggil oleh Cabang Dinas Pendidikan IV untuk klarifikasi. Kami ingin meluruskan agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait pengelolaan DAK,” jelasnya.

Sebelumnya, pernyataan berbeda justru disampaikan oleh Kepala Tata Usaha SMAN 1 Randublatung, Joko Subi Asmoro. Ia menyebut bahwa sekolah hanya sebagai penerima manfaat, sementara pelaksanaan pekerjaan dilakukan oleh pihak ketiga.

“Iya sana, modelnya seperti itu, kita hanya penerimaan manfaat saja. Kurang tahu ya, silakan ke Cabang Dinas Pendidikan,” ujar Joko, Senin (13/7).

Pernyataan yang saling bertolak belakang ini memicu tanda tanya publik terkait transparansi dan mekanisme pelaksanaan proyek bernilai miliaran rupiah tersebut.

Kini, sorotan tajam tertuju pada pihak sekolah dan instansi terkait untuk membuka secara terang benderang proses pengelolaan anggaran dan pelaksanaan proyek di SMAN 1 Randublatung.

Penulis: Lilik Yuliantoro Editor: Permadani T.
tuturpedia.com - 2026