Jakarta, Tuturpedia.com — Satu frame, dua gubernur, dan ribuan komentar warganet. Begitulah suasana media sosial setelah Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi kompak mengunggah foto saat duduk berdampingan dalam sebuah agenda resmi di DPR RI.
Momen tersebut muncul dalam unggahan media sosial keduanya pada Senin, 15 September 2026. Sherly lebih dahulu membagikan sejumlah dokumentasi kegiatannya. Dari beberapa foto, perhatian warganet justru tertuju pada satu momen ketika Sherly duduk tepat di samping Ahmad Luthfi.
Beberapa jam berselang, Ahmad Luthfi juga mengunggah dokumentasi kegiatan yang sama. Menariknya, foto kebersamaannya bersama Sherly turut menjadi salah satu foto yang ditampilkan.
Sejak itulah kolom komentar berubah menjadi arena “perjodohan” ala warganet.
Ada yang menyebut keduanya terlihat serasi. Ada pula yang melontarkan candaan bahwa dua kepala daerah tersebut tampak cocok jika disandingkan. Tak sedikit pula yang mendoakan agar keduanya berjodoh.
Namun, berbagai komentar tersebut murni datang dari warganet. Tidak ada pernyataan dari Sherly Tjoanda maupun Ahmad Luthfi yang menyebut keduanya memiliki hubungan khusus.
Satu Frame, Langsung Jadi Perhatian
Foto sederhana dari sebuah kegiatan pemerintahan itu ternyata mampu mencuri perhatian besar di media sosial. Unggahan keduanya dibanjiri tanda suka dan ribuan komentar.
Bagi sebagian warganet, posisi duduk yang bersebelahan tersebut dianggap memiliki “vibes” berbeda. Senyum, posisi duduk, hingga kebersamaan keduanya dalam satu frame menjadi bahan candaan.
Meski demikian, di balik foto yang dianggap romantis oleh warganet itu, keduanya sebenarnya sedang menjalankan tugas sebagai kepala daerah.
Sherly dan Ahmad Luthfi hadir dalam Rapat Dengar Pendapat bersama pimpinan DPR RI dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Pertemuan tersebut membahas berbagai persoalan agraria yang dihadapi daerah.
Jadi, kedekatan posisi keduanya dalam foto terjadi dalam konteks agenda resmi pemerintahan.
Ahmad Luthfi Bicara Sawah, Warganet Bicara Jodoh
Dalam forum tersebut, Ahmad Luthfi menyampaikan persoalan perlindungan lahan pertanian di Jawa Tengah, khususnya Lahan Sawah Dilindungi (LSD).
Menurutnya, Jawa Tengah memiliki sekitar 1,5 juta hektare lahan pertanian. Pada 2025, produksi padi atau gabah kering giling di Jawa Tengah disebut hampir mencapai 11 juta ton, atau berkontribusi sekitar 15,6 persen terhadap produksi gabah kering nasional.
Untuk 2026, Jawa Tengah menargetkan produksi padi hingga akhir tahun sekitar 10,5 juta ton.
Ahmad Luthfi menegaskan bahwa keberadaan lahan pertanian harus dipertahankan agar tidak terus tergerus oleh alih fungsi lahan.
“Sawah hilang tidak mungkin akan kembali. Kita perlu mempertahankan luas lahan pertanian, agar jangan sampai beralih fungsi,” ujar Ahmad Luthfi.
Sementara Sherly Tjoanda mengikuti pembahasan persoalan agraria yang berkaitan dengan kondisi di Maluku Utara. Artinya, secara substansi, pertemuan tersebut merupakan forum pemerintahan yang membahas persoalan pertanahan dan kepentingan daerah. Namun, kamera justru menangkap momen yang berbeda.
Warganet Sudah Heboh, Keduanya Tetap Fokus Bekerja
Kebersamaan Sherly dan Ahmad Luthfi dalam satu frame kemudian berkembang menjadi bahan perbincangan tersendiri di media sosial. Komentar soal “cocok”, “serasi”, hingga doa agar keduanya berjodoh bermunculan di kolom komentar.
Fenomena tersebut menunjukkan bagaimana sebuah momen sederhana dalam kegiatan resmi dapat berubah menjadi perhatian publik ketika masuk ke media sosial. Tetapi hingga kini, tidak ada konfirmasi bahwa foto tersebut menandakan adanya hubungan romantis antara Sherly Tjoanda dan Ahmad Luthfi.
Yang jelas, keduanya hadir dalam agenda yang sama, duduk berdampingan, dan mengabadikan momen tersebut. Selebihnya?
Warganet yang punya cerita. Warganet pula yang sibuk menjodohkan. Satu foto resmi pun akhirnya berubah menjadi momentum yang dianggap “romantis” oleh jagat media sosial.
Penulis: Lilik Yuliantoro | Editor: Permadani T.
