Indeks

Chandra SATRIA Blora Kecam Pernyataan Budi Arie Soal Isu Percepatan Pemilu

Blora, Tuturpedia.com – Ketua Pimpinan Cabang Satuan Relawan Indonesia Raya (SATRIA) Kabupaten Blora, Lanova Chandra Tirtaka, mengecam pernyataan Budi Arie Setiadi yang beredar luas melalui video di media sosial. Chandra menilai pernyataan tersebut berpotensi menimbulkan kegaduhan dan tidak mencerminkan etika politik yang santun.

Pernyataan itu disampaikan Chandra pada Rabu (26/8/2026). Menurutnya, sebagai figur publik yang berada di lingkar pemerintahan dan politik nasional, Budi Arie semestinya lebih berhati-hati dalam menyampaikan pandangan di ruang publik.

Chandra yang juga merupakan kader dan pengurus Partai Gerindra mengaku keberatan dengan pernyataan tersebut karena dinilai dapat mencederai semangat persatuan.

“Sebagai bagian dari kader Partai Gerindra dan jajaran pimpinan organisasi sayap SATRIA di daerah, kami merasa tersinggung dan keberatan atas pernyataan yang dikeluarkan oleh Budi Arie dalam video tersebut. Pernyataan tersebut dinilai mencederai semangat persatuan dan tidak sejalan dengan komitmen politik santun yang terus digaungkan oleh kepemimpinan nasional,” ujar Chandra.

Ia menegaskan, perbedaan pandangan politik merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi.

Namun, penyampaian pendapat, kata dia, tetap harus mengedepankan etika, tanggung jawab, serta mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat.

“Jangan sampai pernyataan yang disampaikan di ruang publik justru menimbulkan kegaduhan dan memperkeruh suasana. Kami berharap semua pihak dapat menjaga komunikasi politik agar tetap santun dan konstruktif,” katanya.

Atas polemik tersebut, Chandra meminta Budi Arie memberikan klarifikasi secara terbuka. Ia juga meminta permohonan maaf apabila pernyataan tersebut dinilai telah menimbulkan keresahan atau keberatan di tengah masyarakat.

“Kami meminta agar bersangkutan segera memberikan klarifikasi serta menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas kegaduhan yang ditimbulkan dari pernyataannya,” tegasnya.

Chandra juga mengimbau seluruh pengurus, kader SATRIA, dan simpatisan di Kabupaten Blora agar tidak terpancing oleh polemik yang berkembang.

Ia meminta seluruh jajaran tetap menjaga kondusivitas daerah serta mengikuti arahan dan garis perjuangan partai.

“Kami mengimbau seluruh jajaran SATRIA dan kader di Blora tetap tenang, menjaga kondusivitas, dan tegak lurus mengawal arahan serta garis perjuangan partai di bawah kepemimpinan nasional,” pungkasnya.

Pernyataan Budi Arie Viral

Polemik tersebut bermula dari beredarnya video Budi Arie dalam sebuah forum bersama Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang kemudian viral di media sosial.

Dalam rekaman itu, Budi Arie menyampaikan pandangannya kepada Jokowi mengenai kemungkinan terjadinya perubahan politik lebih cepat dari jadwal Pemilu 2029.

“Tetapi saya ingin sampaikan, tadi saya sudah bisik ke Pak Jokowi, ‘Pak, kok insting saya ini lebih cepat dari 2029?’ Apakah kita mau? Belum tentu kita mau. Kita masih ngomong pemilu 2029, pemilu 2029. Kalau terjadi percepatan gimana? Kita siap nggak?” ujar Budi Arie dalam video tersebut.

Pernyataan itulah yang kemudian menuai sorotan dan mendapat respons dari Chandra. Ia berharap perbedaan pandangan politik tidak berkembang menjadi polemik yang dapat mengganggu suasana kondusif di tengah masyarakat.

Penulis: Lilik Yuliantoro | Editor: Permadani T.

Exit mobile version