Blora, Tuturpedia.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora terus mencari solusi strategis untuk mengatasi persoalan klasik kelangkaan air bersih yang kerap melanda sejumlah wilayah saat musim kemarau. Senin, (29/06/2026).
Wakil Ketua DPRD Blora, Siswanto, menyatakan bahwa pihak legislatif siap mendalami potensi titik-titik sumber air yang ada di Blora guna merumuskan program penanganan yang tepat sasaran.
Menurut Siswanto, langkah awal yang krusial adalah memetakan dan mempelajari secara bersama-sama di mana saja titik sumber air yang potensial untuk dikembangkan.
“Kalau sudah ada titik-titik sumur sumber-sumber air, maka akan kita pelajari bersama,” ujar Siswanto saat memberikan keterangan.
Mengkaji Pola Pengadaan Air Bersih
Lebih lanjut, politisi tersebut menjelaskan bahwa setelah pemetaan titik air selesai, DPRD bersama pemerintah daerah akan langsung mengkaji opsi penganggaran untuk eksekusi di lapangan.
Salah satu opsi kuat yang dipertimbangkan adalah pembuatan sumur bor yang dilengkapi dengan sistem pompa submersible (Sibel).
“Apakah perlu dianggarkan untuk pengeboran sumurnya, melalui sibel atau pola lain, ataukah diperlukan pola-pola lain untuk pengadaan air bersih dan air minum,” tambahnya.
Langkah ini diharapkan tidak hanya menjadi pemadam kebakaran saat kekeringan melanda, melainkan menjadi solusi jangka panjang yang berkelanjutan agar masyarakat Blora dapat mengakses air bersih dan air minum secara layak dan merata.














