Argentina dan Kutukan 0 Shot on Target di Final Piala Dunia: 1990, 2014, dan 2026

TUTURPEDIA - Argentina dan Kutukan 0 Shot on Target di Final Piala Dunia: 1990, 2014, dan 2026
banner 120x600

Tuturpedia.com – Argentina kembali menorehkan catatan pahit di final Piala Dunia 2026. Menghadapi Spanyol di New York New Jersey Stadium, East Rutherford, Minggu, 19 Juli 2026, La Albiceleste gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran (shot on target) sepanjang 120 menit pertandingan.

Spanyol akhirnya keluar sebagai juara setelah gol Ferran Torres pada babak tambahan waktu memastikan kemenangan 1-0. Bagi Argentina, kekalahan tersebut terasa semakin menyakitkan karena mereka berstatus sebagai juara bertahan dan harus mengakhiri laga puncak tanpa mampu benar-benar menguji kiper lawan.

Namun, statistik 0 shot on target ternyata bukan kali pertama Argentina mengalami hal serupa di final Piala Dunia. Catatan tersebut juga muncul dalam dua final sebelumnya dan keduanya berakhir dengan kekalahan 0-1.

Yang pertama terjadi pada final Piala Dunia 1990. Argentina menghadapi Jerman Barat di Stadio Olimpico, Roma, pada 8 Juli 1990. Gol penalti Andreas Brehme pada menit ke-85 menjadi pembeda dan membawa Jerman Barat menjadi juara. Berdasarkan data statistik ESPN, Argentina tercatat memiliki 0 shots on goal dan 0 shot attempts dalam pertandingan tersebut.

TUTURPEDIA - Argentina dan Kutukan 0 Shot on Target di Final Piala Dunia: 1990, 2014, dan 2026

Dua puluh empat tahun kemudian, Argentina kembali mencapai final pada Piala Dunia 2014. Lawannya kembali Jerman, kali ini Jerman yang telah bersatu. Pertandingan di Stadion Maracanã berlangsung tanpa gol selama 90 menit sebelum Mario Götze mencetak gol pada menit ke-113. Argentina pun kembali kalah 0-1. ESPN juga mencatat Argentina mengakhiri laga dengan 0 shots on goal.

Kini, sejarah itu kembali terulang. Pada final Piala Dunia 2026, Argentina menghadapi Spanyol dan lagi-lagi gagal mencatatkan tembakan tepat sasaran. Bedanya, kali ini lawan mereka bukan Jerman dan gol penentu datang dari Ferran Torres pada babak tambahan waktu.

Dengan demikian, final 1990, 2014, dan 2026 menjadi tiga kesempatan ketika Argentina tercatat mengakhiri partai final Piala Dunia dengan 0 shot on target. Ketiganya juga memiliki kesamaan lain, Argentina selalu kalah 0-1.

Tiga final. Tiga kekalahan. Tiga kali tanpa tembakan tepat sasaran.

Bagi Argentina, angka nol itu menjadi gambaran bagaimana tiga generasi La Albiceleste di panggung terbesar sepak bola dunia sama-sama gagal menemukan satu tembakan yang mampu mengubah nasib mereka di partai puncak.***

Penulis: Rizal Akbar | Editor: Permadani T.

tuturpedia.com - 2026