Tegal, Tuturpedia.com — Di tengah geliat kuliner lokal yang terus mencari ruang baru untuk berkembang, sebuah kolaborasi unik hadir di jantung salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Kota Tegal. Yodan Space x Sate Kambing Muda Bang Indra resmi beroperasi di Pacific Mall Tegal, membawa cita rasa khas daerah ke dalam atmosfer modern sebuah mal.
Restoran yang mengusung konsep kolaboratif ini digagas oleh Yoppi Octa Putra. Saat dihubungi Tuturpedia.com, Yoppi mengkonfirmasi ia ingin menghadirkan pengalaman baru menikmati kuliner legendaris Tegal, sate kambing muda dalam ruang yang lebih nyaman sekaligus menjangkau pasar yang lebih luas.
Grand opening usaha tersebut digelar pada 24 Desember 2025 dan diresmikan langsung oleh Walikota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono, S.E., M.M., Acara peresmian juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Kapolres dan perwakilan TNI AL setempat. Kehadiran tokoh-tokoh tersebut menandai dukungan pemerintah daerah terhadap inisiatif pelaku usaha lokal yang dinilai mampu memperkuat ekosistem ekonomi daerah.
Mengangkat Ikon Kuliner Tegal
Bagi masyarakat Tegal, sate kambing muda bukan sekadar hidangan, melainkan bagian dari identitas kuliner daerah. Berangkat dari karakter tersebut, Yoppi mencoba mengangkat kembali potensi sate khas Tegal melalui kolaborasi dengan brand lokal Sate Kambing Muda Bang Indra.
Produk unggulan yang ditawarkan adalah sate dari kambing muda berusia sekitar tiga bulan. Daging yang masih sangat muda membuat teksturnya empuk dan minim bau “prengus”, dua hal yang sering menjadi perhatian utama para penikmat sate kambing.
“Karakter kuliner Tegal sangat identik dengan sate kambing muda. Dari situ kami ingin mengangkat kembali potensi rasa dan kualitasnya agar lebih dikenal luas,” ujar Yoppi melalui sambungan telepon.
Menurutnya, membuka restoran di pusat perbelanjaan menjadi strategi untuk memperluas pasar. Ia ingin masyarakat bisa menikmati sate sembari berbelanja atau bersantai di kawasan mal.
Ragam Menu Makanan
Selain sate kambing muda sebagai menu unggulan, restoran ini juga menyediakan berbagai pilihan menu khas Nusantara berbahan kambing maupun menu pelengkap seperti aneka sop mulai dari sop kaki kambing, sop sapi, sop ayam, dan sop sayur.
Ada pula menu olahan kambing mulai dari kepala kambing goreng/bakar, tengkleng kambing, gulai kambing, asem-asem kambing dan tongseng kambing, serta menu lain seperti soto tangkar sapi, ayam goreng, dan tongseng ayam.
Menu kudapan seperti tempe mendoan, bala-bala jagung, tahu aci, kentang goreng serta aneka pisang goreng juga melengkapi menu yang ada. Lebih lanjut, aneka menu minuman seperti teh poci, milkshake, jus, soda gembira, soda gembira, serta es campur juga tersedia.
Konsep Ruang: Klasik Modern dan Semi Outdoor
Berbeda dengan banyak warung sate konvensional, Yodan Space menghadirkan dua pilihan area makan. Bagian indoor dirancang dengan konsep klasik modern yang nyaman bagi pengunjung keluarga maupun pertemuan informal.
Sementara itu, area semi outdoor dilengkapi smoking area yang memberikan suasana lebih santai. Kapasitas tempat yang cukup luas membuat restoran ini mampu menampung banyak pengunjung sekaligus, terutama saat waktu makan ramai.
Selama bulan Ramadan misalnya, Yoppi mengaku hampir seluruh meja selalu terisi penuh menjelang waktu berbuka puasa.
“Ramadan ini hampir selalu full table mas. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat cukup besar, meskipun kami masih terus melakukan promosi agar semakin dikenal,” katanya.
Kolaborasi UMKM Tanpa Biaya
Salah satu program yang menjadi ciri khas Yodan Space adalah penyediaan rak display bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Rak tersebut digunakan untuk memajang berbagai produk lokal tanpa biaya listing fee.
Produk yang ditampilkan beragam, mulai dari kerupuk, keripik kulit, keripik usus, hingga minuman kemasan. Ke depan, Yoppi bahkan membuka peluang bagi UMKM non-kuliner seperti aksesori.
“Tujuannya agar teman-teman UMKM punya ruang promosi tambahan. Kami ingin kolaborasi ini berkembang luas,” ujarnya.
Langkah tersebut juga sejalan dengan aktivitas Yoppi yang terlibat dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Tegal. Melalui jaringan organisasi tersebut, ia berharap bisa membantu mendorong UMKM lokal naik kelas.
Strategi Promosi dan Pengalaman Konsumen
Untuk menarik minat pengunjung, Yodan Space juga menghadirkan berbagai program promosi. Salah satu yang cukup unik adalah gimmick “Piring berhadiah”.
Dalam program ini, pelanggan yang memesan nasi berkesempatan menemukan tulisan hadiah di bagian dasar piring yang baru terlihat setelah nasi habis disantap. Hadiah yang diberikan beragam, mulai dari nasi gratis, sate, minuman, hingga air mineral.
Selain itu, restoran juga rutin memberikan promo diskon bulanan serta program gratis satu porsi nasi dengan syarat tertentu.
“Ini bagian dari upaya memberikan pengalaman makan yang berbeda bagi konsumen,” kata Yoppi.
Promosi Berlapis
Karena masih tergolong pemain baru di pusat perbelanjaan dalam lini usaha F&B, Yodan Space juga gencar melakukan promosi melalui berbagai saluran. Selain media sosial, mereka memasang baliho dan umbul-umbul di sejumlah titik di kota Tegal untuk memperkenalkan restoran kepada masyarakat.
Strategi tersebut, menurut Yoppi, penting agar warga Tegal mengetahui bahwa sate kambing khas daerah kini juga bisa dinikmati di lingkungan mal.
Mendorong Investasi dan Ekonomi Lokal
Bagi Yoppi, kehadiran Yodan Space bukan hanya tentang membuka restoran baru. Ia melihatnya sebagai bagian dari semangat investasi lokal yang dapat memperkuat ekonomi daerah.
Ia berharap usaha ini bisa berkontribusi terhadap peningkatan aktivitas UMKM sekaligus menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor ekonomi kreatif dan kuliner.
“Harapannya kuliner khas Tegal bisa semakin dikenal, sekaligus memberi dampak ekonomi bagi pelaku usaha lokal,” ujarnya.
Dengan menggabungkan konsep ruang modern, kolaborasi UMKM, dan ikon kuliner daerah, Yodan Space mencoba menghadirkan wajah baru sate kambing muda, tetap setia pada tradisi, tetapi tidak ragu tampil di panggung yang lebih modern.***




















