News  

Sentil Gubernur Jateng! Pikal: “Kita Menuju Indonesia Emas, Bukan Indonesia Lemas!”

TUTURPEDIA - Sentil Gubernur Jateng! Pikal: "Kita Menuju Indonesia Emas, Bukan Indonesia Lemas!"
banner 120x600

Blora, Tuturpedia.com – Kritik keras kembali disuarakan oleh warga Randublatung, Kabupaten Blora, terkait lambatnya penanganan masalah infrastruktur jalan provinsi di wilayah mereka. Kali ini, warga melayangkan pesan terbuka yang cukup menohok, meminta para pengambil kebijakan untuk tidak sekadar menebar janji atau pernyataan kosong di media Kepada Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.

Merasa aspirasinya disepelekan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, warga melancarkan aksi protes keras dengan memblokade jalur utama, menguruknya dengan tanah grosok, hingga menanam pohon pisang di tengah jalan.

Aksi pembangkangan sipil ini terjadi di ruas jalan provinsi Randublatung-Cepu sepanjang 2,5 kilometer yang kondisinya rusak parah. Tak main-main, warga juga melayangkan “peringatan keras” secara langsung kepada sang gubernur. Minggu, (31/05/2026).

Pikal, mewakili keresahan warga menyampaikan kegeramannya secara langsung. Dengan nada tegas, ia meminta agar para pejabat publik lebih peka terhadap kenyataan pahit yang dihadapi masyarakat di lapangan.

“Dengarkan ini, jangan membuat statement atau narasi-narasi yang membuat warga itu semakin muak dengan Anda,” ujarnya lantang.

TUTURPEDIA - Sentil Gubernur Jateng! Pikal: "Kita Menuju Indonesia Emas, Bukan Indonesia Lemas!"
Dok. Lilik Yuliantoro

Warga Randublatung Bukan Orang Lembek

Aspirasi tersebut juga didukung oleh rekan-rekannya yang berkumpul di lokasi. Pihaknya pun menambahkan bahwa karakter masyarakat Blora, khususnya wilayah Randublatung, dikenal keras dan tidak akan tinggal diam jika merasa diabaikan.

Wong Randu ra sepele, wonge atos kabeh (Orang Randublatung itu tidak remeh, orangnya keras semua), masyarakat tidak bisa lagi dibohongi dengan retorika semata,” tegasnya.

Dukungan Penuh untuk Aktivis

Melihat kondisi yang tak kunjung membaik, warga menyatakan dukungannya secara penuh kepada para aktivis daerah yang terus berjuang menyuarakan perbaikan fasilitas publik dan keadilan sosial bagi masyarakat Blora.

Di akhir pernyataannya, warga tersebut melontarkan sebuah jargon pemungkas yang sarat akan sindiran bagi masa depan bangsa.

“Kita dukung untuk aktivis-aktivis kita pokoknya. Kita menuju Indonesia Emas, bukan Indonesia Lemas!” serunya sembari memberikan acungan jempol ke arah kamera.

Pesan menohok ini menjadi refleksi mendalam dari masyarakat bawah yang merindukan aksi nyata dari pemerintah, ketimbang narasi-narasi politik yang dinilai tidak memberikan solusi konkrit bagi kesejahteraan mereka.

Penulis: Lilik Yuliantoro Editor: Permadani T.
tuturpedia.com - 2026