banner 728x250
Budaya  

Peringati Hari Dongeng Nasional, Omah Dongeng Sangkara Adakan Pementasan Seni Budaya

Omah Dongeng Sangkara adakan pameran seni budaya dalam rangka peringati Hari Dongeng Nasional. Foto: Omah Dongeng Sangkara
Omah Dongeng Sangkara adakan pameran seni budaya dalam rangka peringati Hari Dongeng Nasional. Foto: Omah Dongeng Sangkara
banner 120x600

Semarang, Tuturpedia.com – Cue Kopi dan Omah Dongeng Sangkara menggelar kegiatan pementasan dalam rangka peringatan hari dongeng nasional di Kedai Cue Kopi, Patemon, Gunungpati, Kota Semarang pada Sabtu (9/12).

Acara tersebut berlangsung meriah dan dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, pejabat RT, orang tua, anak-anak, peserta kegiatan Omah Dongeng Sangkara, serta mahasiswa kampus setempat.

Owner Cue Kopi, Muhammad Nurchafid menyampaikan latar belakang kegiatan ini dimaksudkan untuk terus mempertahankan budaya lokal utamanya di desa Patemon.

“Dengan perkembangan dunia, dengan zaman yang semakin modern membuat budaya lokal makin tergerus. Modernisasi itu kemudian mengkotai desa, artinya ya desa sekarang sudah menjadi kota,” ungkap Chafid, sapaan akrabnya pada Tuturpedia.com.

Chafid menjelaskan bahwa tempat yang dapat menjadi ruang pengenalan budaya saat ini sangatlah jarang.

“Modernisme kemudian membuat tempat yang punya gagasan/ide tentang pengenalan budaya tradisional menjadi sangat jarang,” jelasnya.

Chafid juga menyampaikan, tujuan utama dari omah dongeng sangkara ini adalah untuk membentuk pribadi anak-anak agar berakhlak dan beradab.

“Niar saya sederhana, Mas. Cuma agar anak-anak ini itu bisa beradab dan berakhlak, minimal itu,” jelas Chafid.

“Nah maka dari itu dibuatlah Omah Dongeng ini sama temen-temen Mahasiswa Unnes (Universitas Negeri Semarang). Kami dari Cue Kopi berupaya menaungi dan mendukung, jadi tempat ini bukan hanya sekadar bisa dipakai ngopi, tapi juga tempat nguri-uri (melestarikan) budaya bagi anak-anak,” tukas Chafid.

Jalannya Pementasan Seni Budaya

Jalannya pementasan seni budaya. Foto: Omah Dongeng Sangkara
Jalannya pementasan seni budaya. Foto: Omah Dongeng Sangkara

Kegiatan pementasan diawali dengan doa yang disampaikan oleh Bapak Kyai Ridho dan dilanjutkan sambutan oleh Ketua RT setempat, Abdul Wahid.

Dalam sambutannya, Abdul Wahid mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Omah Dongeng Sangkara ini.

“Saya mewakili masyarakat di wilayah sini mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kegiatan malam hari ini yang diselenggarakan oleh Omah Dongeng Sangkara,” ucap Wahid.

Kegiatan ini, kata Wahid, digelar untuk memperingati hari dongeng. Menurutnya, acara ini sangat bagus sebab diisi oleh kegiatan-kegiatan yang positif.

“Saya terkesan karena malam ini dalam rangka memperingati hari dongeng ada kegiatan positif yang ditampilkan, seperti menari, menyanyi, drama, dan lain-lain,” katanya.

Ia berharap, semoga kegiatan ini dapat menjadi manfaat baik bagi anak-anak yang mengikuti kegiatan di Omah Dongeng Sangkara maupun pada masyarakat.

“Semoga kegiatan ini dapat menjadi manfaat baik bagi anak-anak maupun masyarakat,” tutupnya.

Setelah sambutan acara kemungkinan dilanjutkan pembukaan dan pemotongan tumpeng lalu dilanjutkan pementasan.

Pementasan pertama adalah penampilan seni tari kreasi Nusantara yang ditampilkan oleh Jihan, Dira, Adel, dan Rani. Kemudian dilanjutkan pembacaan puisi Kamus Kecil karya Joko Pinurbo yang dibacakan oleh Haidar.

Setelahnya, kegiatan dilanjutkan sharing tentang Omah Dongeng Sangkara, dalam sesi itu, orang tua dan masyarakat diajak untuk melihat karya yang dibuat oleh anak-anak mereka.

Selain itu, mereka juga diajak untuk memberikan saran, dan harapan untuk Omah Dongeng Sangkara.

Kegiatan lalu dilanjutkan pementasan wayang yang ditampilkan oleh Jagad. Dalam kesempatan itu, ia membawakan lakon pakeliran ‘Seno Lair’ yang menceritakan tentang kelahiran Bratasena (Werkudara muda).

Di akhir, pementasan ditutup dengan penampilan teater berjudul ‘Radio’ yang naskahnya ditulis langsung oleh founder Omah Dongeng Sangkara, Tsaqiva Kinasih Gusti. Penampilan teater ini berhasil memukau penonton yang hadir dan memantik tepuk tangan yang sangat meriah dari mereka.

Tentang Omah Dongeng Sangkara

Sebagai informasi, Omah Dongeng Sangkara terbentuk pada 6 Oktober 2023 lalu dan memang bertujuan untuk memperkenalkan budaya lokal kepada anak-anak dan masyarakat setempat.

Tsaqiva Kinasih Gusti, selaku founder Omah Dongeng Sangkara menjelaskan bahwa nama Sangkara berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti membawa keberuntungan.

“Sangkara itu berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya membawa keberuntungan. Tapi juga bisa jadi akronim dari Sasana Nguri-uri Kabudayan Masyarakat,” jelas Tsaqiva, sapaan akrabnya kepada Tuturpedia.com.

Lebih lanjut, Tsaqiva menjelaskan bahwa Omah Dongeng Sangkara ini dimaksudkan untuk menjadi tempat bagi anak-anak untuk mencintai dongeng dan lingkungannya.

“Omah Dongeng Sangkara ini adalah tempat untuk anak-anak untuk belajar mencintai dongeng dan lingkungannya,” ungkap Tsaqiva.

“Mereka (anak-anak) diajak untuk melakukan kegiatan yang mereka sukai seperti menggambar, mewarnai, mendongeng, dan jalan-jalan di sekitar lingkungan sini,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ketua Omah Dongeng Sangkara, Ayu Fadjri Agustiani menyampaikan bahwa latae belakang Omah Dongeng Sangkara mengadakan kegiatan ini dalam rangka hari dongeng sedunia dan momentum untuk merayakan dongeng.

“Latar belakangnya karena rumah dongeng ini berupaya memediakan dongeng dan dalam rangka hari dongeng nasional jadi kami membuat untuk merayakan dongeng, mengingat kembali dongeng-dongeng yang mungkin sudah mulai dilupakan, diingat kembali melalui acara ini,” ucapnya.

Ayu juga menyampaikan, pementasan ini diharapkan mampu membangun memori anak-anak dan menjadi sarana mengembangkan bakat dan minat mereka.

“Dengan adanya pementasan ini semoga anak-anak bisa mengembangkan bakat dan minat sesuai dengan apa yang mereka senangi,” kata Ayu.

Diakhir Ayu menitipkan harapan agar Omah Dongeng Sangkara ini dapat terus berkembang dan dapat menjadi tempat anak-anak untuk mencintai dongeng dan budaya.

“Semoga Omah Dongeng Sangkara semakin berkembang dan selalu dapat menjadi tempat bagi anak-anak belajar dan mencintai budaya mereka,” tutupnya.***

Kontributor Kota Semarang: Rizal Akbar

Editor: Nurul Huda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

news-1701

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

ayowin

yakinjp id

mahjong ways

judi bola online

mahjong ways 2

JUDI BOLA ONLINE

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

mahjong ways slot

sbobet88

live casino online

sv388

taruhan bola online

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

118000301

118000302

118000303

118000304

118000305

118000306

118000307

118000308

118000309

118000310

128000256

128000257

128000258

128000259

128000260

128000261

128000262

128000263

128000264

128000265

128000266

128000267

128000268

128000269

128000270

128000271

128000272

128000273

128000274

128000275

128000276

128000277

128000278

128000279

128000280

128000281

128000282

128000283

128000284

128000285

128000286

128000287

128000288

128000289

128000290

128000291

128000292

128000293

128000294

128000295

138000271

138000272

138000273

138000274

138000275

138000276

138000277

138000278

138000279

138000280

148000306

148000307

148000308

148000309

148000310

148000311

148000312

148000313

148000314

148000315

158000171

158000172

158000173

158000174

158000175

158000176

158000177

158000178

158000179

158000180

158000181

158000182

158000183

158000184

158000185

158000186

158000187

158000188

158000189

158000190

158000191

158000192

158000193

158000194

158000195

158000196

158000197

158000198

158000199

158000200

168000276

168000277

168000278

168000279

168000280

168000281

168000282

168000283

168000284

168000285

178000336

178000337

178000338

178000339

178000340

178000341

178000342

178000343

178000344

178000345

178000346

178000347

178000348

178000349

178000350

178000351

178000352

178000353

178000354

178000355

178000356

178000357

178000358

178000359

178000360

178000361

178000362

178000363

178000364

178000365

188000346

188000347

188000348

188000349

188000350

188000351

188000352

188000353

188000354

188000355

188000356

188000357

188000358

188000359

188000360

188000361

188000362

188000363

188000364

188000365

188000366

188000367

188000368

188000369

188000370

188000371

188000372

188000373

188000374

188000375

198000235

198000236

198000237

198000238

198000239

198000240

198000241

198000242

198000243

198000244

198000245

198000246

198000247

198000248

198000249

198000250

198000251

198000252

198000253

198000254

198000255

198000256

198000257

198000258

198000259

198000260

198000261

198000262

198000263

198000264

198000265

198000266

198000267

198000268

198000269

198000270

198000271

198000272

198000273

198000274

208000066

208000067

208000068

208000069

208000070

208000071

208000072

208000073

208000074

208000075

208000076

208000077

208000078

208000079

208000080

208000081

208000082

208000083

208000084

208000085

208000086

208000087

208000088

208000089

208000090

208000091

208000092

208000093

208000094

208000095

218000161

218000162

218000163

218000164

218000165

218000166

218000167

218000168

218000169

218000170

218000171

218000172

218000173

218000174

218000175

218000176

218000177

218000178

218000179

218000180

218000181

218000182

218000183

218000184

218000185

218000186

218000187

218000188

218000189

218000190

228000110

228000110

228000110

228000110

228000110

228000110

228000110

228000110

228000110

228000110

228000131

228000132

228000133

228000134

228000135

228000136

228000137

228000138

228000139

228000140

228000141

228000142

228000143

228000144

228000145

228000146

228000147

228000148

228000149

228000150

228000151

228000152

228000153

228000154

228000155

228000156

228000157

228000158

228000159

228000160

238000251

238000252

238000253

238000254

238000255

238000256

238000257

238000258

238000259

238000260

238000261

238000262

238000263

238000264

238000265

238000266

238000267

238000268

238000269

238000270

238000271

238000272

238000273

238000274

238000275

238000276

238000277

238000278

238000279

238000280

news-1701