Kecewa Puan Tak Temui Massa, Botok Cs: Sidang Penting Kok Tak Hadir!

TUTURPEDIA - Kecewa Puan Tak Temui Massa, Botok Cs: Sidang Penting Kok Tak Hadir!
banner 120x600

Jakarta, Tuturpedia.com — Aktivis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok bersama sejumlah rekannya mengaku kecewa karena Ketua DPR RI Puan Maharani tidak menemui massa aksi secara langsung saat mereka menyampaikan aspirasi di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Kekecewaan tersebut juga disampaikan terkait ketidakhadiran Puan saat awal rapat paripurna DPR membahas perkembangan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.

Massa AMPB yang datang dari berbagai daerah diterima sejumlah pimpinan DPR, di antaranya Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Cucun Ahmad Syamsurijal, dan Saan Mustopa di Ruang Abdul Muis.

Perwakilan AMPB, Teguh Istiyanto, meminta pimpinan DPR memperhatikan massa yang telah datang dari jauh untuk menyampaikan aspirasi.

“Ini di depan, itu ada rakyat Indonesia, Pak. Bukan aktivis, rakyat murni yang ingin bersuara. Tolong, entah nanti melalui perwakilan, tolong temui,” kata Teguh kepada pimpinan DPR.

TUTURPEDIA - Kecewa Puan Tak Temui Massa, Botok Cs: Sidang Penting Kok Tak Hadir!

Menurutnya, massa AMPB datang dari Pati, Surabaya hingga Bali untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat.

Teguh kemudian mempertanyakan keberadaan Ketua DPR Puan Maharani saat penyampaian perkembangan RUU Perampasan Aset dalam rapat paripurna.

“Seharusnya yang kami minta menemui Ibu Ketua, tapi tadi di sidang paripurna tidak hadir. Saya nyatakan saya kecewa. Sidang paripurna itu sidang yang paling penting kok tidak hadir,” ujarnya.

Teguh menilai kehadiran seluruh pimpinan dan anggota DPR dalam agenda penting perlu menjadi perhatian karena menyangkut kepentingan negara.

“Ini memikirkan negara kok enggak hadir. Untuk selanjutnya, saya minta untuk semua sidang semua anggota itu hadir,” tegasnya.

Sementara itu, Puan Maharani diketahui hadir di tengah berlangsungnya rapat paripurna, tepatnya saat pembicaraan tingkat II atau pengambilan keputusan RUU tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2025.

Puan terlihat hadir sekitar pukul 11.15 WIB ketika Wakil Badan Anggaran DPR Jazilul Fawaid menyampaikan laporan dalam agenda tersebut.

Sebelumnya, Puan memang belum terlihat ketika rapat paripurna memasuki agenda penyampaian perkembangan RUU Perampasan Aset.

Pada saat yang sama, Wakil Ketua DPR Sari Yuliati bersama Puan kemudian memimpin rapat paripurna menggantikan Dasco, Saan, dan Cucun yang sedang menerima perwakilan massa AMPB di Ruang Abdul Muis.

Kedatangan AMPB ke DPR menjadi bagian dari rangkaian penyampaian aspirasi masyarakat yang meminta agar suara rakyat mendapat perhatian langsung dari para pimpinan lembaga legislatif.

Penulis: Lilik Yuliantoro | Editor: Permadani T.

tuturpedia.com - 2026