Blora, Tuturpedia.com — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Blora menggelar galang donasi bertakjub HMI Peduli, sebagai bentuk gerakan sosial kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dilaksanakan pada Rabu, 26 Agustus 2026, di Perempatan Grojogan, Kabupaten Blora.
Aksi solidaritas ini yang diikuti oleh 16 kader HMI menjadi bentuk respons nyata HMI Cabang Blora terhadap masyarakat NTT yang dampak bencana gempa bumi yang terjadi pada 15 Agustus 2026. Bencana yang menyebabkan
Ketua Umum HMI Cabang Blora sekaligus Koordinator Aksi, Joko Agung Purnomo, dalam orasi pembukanya menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan wujud solidaritas atas kepedulian dari HMI terhadap saudara yang sedang menghadapi musibah di NTT pada pertengahan Agustus lalu.
“Aksi solidaritas bertajuk HMI Peduli ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap saudara kita yang terdampak bencana gempa bumi di bumi NTT. Sebagai saudara setanah air sudah selayaknya membantu meringankan beban mereka,” ujar Joko Agung Purnomo.
Menurutnya, solidaritas kemanusiaan tidak seharusnya dibatasi oleh jarak maupun perbedaan wilayah. Ketika sebagian masyarakat Indonesia mengalami musibah, masyarakat di daerah lain memiliki tanggung jawab moral untuk menunjukkan kepedulian dan membantu sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
Selain itu, Joko Agung Purnomo juga mengajak kepada pengendara melintas untuk saling gotong royong, bau membahu membantu meringankan beban korban bencana yang telah kehilangan mata pencaharian, tempat tinggal dan keluarganya.
”Kami mengajak kepada seluruh masyarakat Blora untuk saling bau membahu meringankan beban saudara kita yang terkena musibah di NTT,” Tegasnya.
Penggalangan dana yang dimulai pada pukul 15.00-17.30 tersebut, sementara terkumpul donasi Rp. 1.431.900,- dan akan disalurkan langsung untuk kotban bencana gempa bumi melalui HMI HMI Cabang Kupang, NTT.
Terakhir Joko berharap bahwa penggalangan donasi ini bukan hanya tentang nilai nominal yang di dapatkan saja, melainkan bentuk tanggungjawab sosial dan dasar kemanusiaan. Agar peran mahasiswa bisa bermanfaat untuk masyarakat yang dibutuhkan.
”Semoga setiap rupiah yang di donasikan betul-betul dapat bermanfaat untuk saudara kita yang terkena musibah gempa di NTT,” pungkasnya.
Penulis: Lilik Yuliantoro | Editor: Permadani T.














