Tuturpedia.com – Jelang pencoblosan, Mahfud MD singgung soal 3 ciri pemimpin yang tidak boleh dipilih.
Dikutip Tuturpedia.com dari berbagai sumber pada Sabtu (10/2/2024), calon wakil presiden nomor urut 3, Mahfud MD sempat menyinggung soal pemimpin yang tidak boleh dipilih menjelang pencoblosan.
Hal tersebut disampaikan oleh mantan Menko Polhukam tersebut saat menghadiri acara Istigasah Akbar di Alun-Alun Kaum Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi pada Jumat (9/2/2024).
Mahfud mengatakan jika tidak boleh memilih pemimpin yang munafik. Kemudian ia pun menyebutkan ciri-ciri pemimpin munafik yang dimaksudkan.
Menurutnya, ciri-ciri pemimpin munafik tersebut terdapat dalam hadis yang disebutkan ‘ayatul munafiki salasun’, di mana tanda-tandanya itu ada tiga.
Seseorang yang memiliki tanda-tanda tersebut tidak diperbolehkan oleh agama untuk dijadikan pemimpin bahkan seorang teman.
Mahfud MD bahkan menyebutkan alasan masyarakat tak boleh memilih pemimpin dengan tiga ciri tersebut.
“Alasannya, karena orang munafik itu suka menusuk dari belakang, seperti dulu orang-orang Yahudi mendirikan masjid seakan-akan untuk orang Islam, padahal itu untuk memecah belah, di situ sudah ada masjid dibangun lagi di sana, agar jemaahnya pecah,” ujar Mahfud.
Adapun Mahfud juga menyinggung terkait zaman Nabi yang dilarang untuk mendekati orang yahudi yang dikenal memiliki sifat munafik.
“Kalau ngomong bohong, berjanji itu juga bohong, kalau berjanji ingkar, kalau saya anggota DPR mau buat ini, kalau saya presiden buat ini, tapi bohong, tidak masuk akal, jika dipercaya berkhianat. Itu munafik,” ucap Mahfud dalam orasi di acara Istighosah tersebut.
Mahfud kemudian menjelaskan dirinya yang memberikan perumpamaan menggunakan referensi agama lantaran dirinya tengah menghadiri acara Istighosah Akbar dan bukan dalam acara kampanye.
Dia menyebutkan jika dalam berkampanye, dirinya akan meminta untuk memilih dirinya, namun dia menegaskan bahwa kehadirannya untuk mengikuti istigasah.
“Kalau kampanye itu kan nyuruh milih, pilihlah saya, itu kampanye atau jangan pilih itu, itu kampanye. Saya nggak, saya mau istigasah saja, pengajian, berdoa. Nah itu tadi memilih jangan yang munafik,” pungkas Mahfud.***
Penulis: Niawati
Editor: Annisaa Rahmah















