Jakarta, Tuturpedia.com – Film drama keluarga Jangan Buang Ibu terus menunjukkan performa luar biasa di bioskop Indonesia. Hanya dalam waktu 10 hari penayangan, film produksi Leo Pictures tersebut berhasil meraih lebih dari 2 juta penonton dan resmi masuk dalam daftar lima besar film Indonesia terlaris sepanjang 2026.
Berdasarkan data yang diumumkan rumah produksi Leo Pictures, film garapan sutradara Hadrah Daeng Ratu dan produser Agung Saputra itu mencapai angka 2 juta penonton pada Minggu (5/7/2026). Sehari kemudian, tepat pada hari ke-11 penayangan, jumlah penonton kembali meningkat menjadi 2.180.587 orang.
Pencapaian tersebut menjadikan Jangan Buang Ibu sebagai salah satu film Indonesia dengan pertumbuhan penonton tercepat tahun ini. Antusiasme masyarakat juga terlihat dari tingginya jumlah penonton harian yang konsisten berada di kisaran 150 ribu hingga lebih dari 200 ribu orang sejak hari pertama penayangan.
Selain itu, film ini juga masih memperoleh jadwal tayang yang sangat tinggi di berbagai jaringan bioskop di Indonesia, yakni sekitar 2.000 hingga 3.000 kali penayangan setiap harinya. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap film bertema keluarga masih sangat besar.
Tak hanya sukses dari sisi jumlah penonton, Jangan Buang Ibu juga menjadi film Indonesia paling laris selama periode akhir Juni hingga awal Juli 2026. Prestasi tersebut semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu film lokal paling sukses tahun ini.
Produser sekaligus CEO Leo Pictures, Agung Saputra, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan terhadap film tersebut.
“Hingga hari ke-10 masih banyak studio merah-merah untuk menonton film Jangan Buang Ibu. Terima kasih untuk penonton yang sudah merayakan film Jangan Buang Ibu di bioskop. Semoga setelah menonton, kita bisa lebih menghargai waktu bersama orangtua, dan bisa lebih banyak meluangkan waktu bersama keluarga,” ujar Agung Saputra.
Pesan serupa juga disampaikan pemeran utama, Nirina Zubir, yang memerankan karakter Ristiana. Menurutnya, film ini bukan hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga hubungan dengan ibu dan keluarga.
“Aku punya pesan untuk yang sudah nonton Jangan Buang Ibu, ingin berterima kasih juga untuk semua yang sudah bertemu dengan ibu kalian. Tolong kunjungi ibu lagi supaya ibu dan teman-teman tidak kesepian. Jangan buang ibu dari pikiran kamu ya,” ungkap Nirina Zubir.
Film Jangan Buang Ibu mengangkat kisah perjuangan seorang ibu tunggal bernama Ristiana yang diperankan Nirina Zubir. Setelah ditinggal sang suami, Ristiana harus membesarkan ketiga anaknya seorang diri di tengah keterbatasan ekonomi. Tidak hanya kehilangan pasangan hidup, ia juga harus menghadapi beban utang yang ditinggalkan suaminya.
Dalam kondisi yang sulit tersebut, Ristiana tetap berusaha memberikan kehidupan terbaik bagi ketiga anaknya, yakni Tama, Dewi, dan Tria. Namun, sebuah keputusan besar yang diambil Ristiana justru mengubah dinamika keluarga mereka.
Hubungan yang sebelumnya hangat dan penuh kasih perlahan berubah menjadi renggang. Ketiga anaknya dihadapkan pada situasi yang membuat mereka harus berjauhan dari sang ibu. Di tengah rasa rindu yang semakin besar, muncul pertanyaan apakah mereka masih memiliki kesempatan untuk membalas seluruh pengorbanan ibunya sebelum semuanya terlambat.
Cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari menjadi salah satu alasan mengapa film ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Tema mengenai kasih sayang orang tua, penyesalan, hingga pentingnya meluangkan waktu bersama keluarga dinilai mampu menyentuh emosi penonton dari berbagai kalangan.
Selain Nirina Zubir, film ini juga dibintangi Refal Hady, Amanda Manopo, Saputra Kori, Basmalah Gralind, Erika Carlina, Dwi Sasono, dan Saskia Chadwick. Kombinasi para pemain tersebut semakin memperkuat kualitas drama keluarga yang dihadirkan sepanjang film.
Leo Pictures sendiri dikenal sebagai rumah produksi yang sejak 2019 berfokus menghadirkan film dan serial dengan cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Melalui berbagai genre, mulai drama keluarga, thriller hingga horor, rumah produksi ini terus menghadirkan karya yang mengutamakan emosi dan kedekatan cerita dengan penonton.
Dengan raihan lebih dari 2 juta penonton hanya dalam 10 hari, Jangan Buang Ibu membuktikan bahwa film bertema keluarga masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Indonesia. Film ini pun masih tayang di bioskop dan mengajak masyarakat untuk menikmati kisah penuh haru sekaligus menjadi pengingat agar tidak menyia-nyiakan waktu bersama orang tua dan keluarga tercinta.
Kontributor: Sarah Limbeng














