Indeks

Facebook dan AntiNRML Hadirkan Konser Hipdut yang Dibentuk Bersama Fans

Jakarta, Tuturpedia.com — Facebook berkolaborasi dengan label musik Indonesia AntiNRML menghadirkan sebuah konsep konser yang berbeda. Bukan sekadar pertunjukan musik yang dapat ditonton secara daring, konser Hipdut ini justru mengajak penggemar ikut terlibat sejak proses persiapan hingga pertunjukan berlangsung.

Konser tersebut akan digelar dalam format Facebook Live-stream pada 6 November 2026, dengan Naykilla sebagai headliner. Sejumlah musisi muda AntiNRML juga akan tampil, di antaranya Tenxii, Naufal Syachreza, dan Jemsii.

Konsep ini menggabungkan musik hip-hop dan dangdut atau yang dikenal dengan istilah Hipdut. Menariknya, para penggemar tidak ditempatkan hanya sebagai penonton. Melalui Facebook Group resmi AntiNRML, fans diberi kesempatan untuk menyampaikan ide, mengikuti polling, memberikan pilihan, serta memberikan masukan yang nantinya dapat digunakan untuk membentuk sejumlah elemen dalam konser.

Konsep tersebut mengusung tema #BisaAjaDiFacebook. Melalui tema ini, Facebook dan AntiNRML ingin memperlihatkan bagaimana sebuah komunitas dapat mengambil peran lebih besar dalam menciptakan pengalaman musik yang mereka sukai.

Mulai 28 September 2026, penggemar sudah dapat bergabung dengan Facebook Group resmi AntiNRML untuk mengikuti perjalanan menuju konser. Di dalam komunitas tersebut, fans akan mengikuti berbagai aktivitas co-creation yang dilakukan secara bertahap.

“Kami sangat antusias berkolaborasi dengan AntiNRML untuk menghadirkan konser Hipdut Facebook Live pertama di Indonesia. Sejak awal, Facebook hadir untuk membantu orang saling terhubung, dan nilai tersebut tetap menjadi inti platform seiring Facebook terus berkembang. Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana Facebook dapat menjadi ruang bagi orang-orang untuk mengeksplorasi minat mereka, sekaligus memberikan kesempatan bagi kreator untuk menjangkau lebih banyak orang dan membangun komunitas yang lebih aktif bersama audiens mereka,” ujar Revie Sylviana, Director, Global Partnerships for SEA and Emerging Markets, Meta.

Melalui kolaborasi ini, Facebook tidak hanya digunakan sebagai media untuk menyiarkan konser. Platform tersebut juga menjadi ruang bagi penggemar Hipdut untuk membangun interaksi yang lebih dekat dengan musisi.

Setelah konser diumumkan, anggota Facebook Group AntiNRML akan diajak mengikuti rangkaian aktivitas co-creation. Fans dapat berbagi ide dan preferensi hingga ikut menentukan sejumlah elemen yang akan hadir dalam pertunjukan.

Beberapa elemen konser kemudian akan dikembangkan berdasarkan masukan yang diberikan komunitas. Dengan demikian, kreativitas penggemar dapat menjadi bagian nyata dari pertunjukan yang mereka nantikan.

Bagi AntiNRML, konsep tersebut sejalan dengan karakter Hipdut yang menjadi ruang pertemuan berbagai pengaruh musik sekaligus cara berekspresi para pendengarnya.

“Bagi AntiNRML, Hipdut selalu menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai pengaruh musik dan cara berekspresi para pendengarnya. Melalui kolaborasi dengan Meta, kami ingin membawa semangat tersebut satu langkah lebih jauh dengan menghadirkan konser Hipdut pertama yang dibentuk bersama fans melalui platform Facebook. Kami ingin melihat bagaimana ide, pilihan, dan kreativitas komunitas dapat menjadi bagian nyata dari pertunjukan, sekaligus menciptakan pengalaman yang terasa dekat dengan mereka,” ujar [BUNNY- Founder of AntiNRML.

Naykilla yang dipercaya sebagai headliner juga menyambut konsep tersebut. Bagi penyanyi dan penulis lagu itu, keterlibatan fans sejak awal memberikan pengalaman berbeda dalam menyiapkan sebuah pertunjukan.

“Usually as a musician, aku yang siapin my whole performance di atas panggung. Now this time, aku mau ngajak The Killa and my fans buat bentuk konserku together from day-1! I think it’s xtra fun to see their ideas, then I make it happen untuk bagian dari penampilan aku,” ujar Naykilla, Penyanyi dan Penulis Lagu.

Dalam versi Bahasa Indonesia, Naykilla menegaskan kembali antusiasmenya terhadap konsep tersebut. “Biasanya kami sebagai musisi yang menyiapkan apa yang akan dibawakan di atas panggung. Kali ini, kami ingin mengajak fans ikut membentuk konsernya sejak awal. Buat aku, seru banget melihat ide dan pilihan mereka kemudian benar-benar diwujudkan menjadi bagian dari pertunjukan.”

Pengalaman tersebut dapat diikuti penggemar melalui beberapa tahapan. Pertama, fans dapat bergabung dengan Facebook Group AntiNRML dan berkontribusi dalam mempersiapkan acara.

Selanjutnya, penggemar dapat membagikan ide, memilih opsi, serta menyampaikan preferensi melalui aktivitas co-creation mingguan di Facebook Group Warga Antimobs dari AntiNRML. Masukan tersebut akan menjadi bahan untuk menentukan dan mengembangkan sejumlah elemen pertunjukan.

Menjelang konser, perkembangan proses tersebut juga akan dibagikan melalui Facebook Group, termasuk informasi mengenai musisi yang tampil dan bagaimana masukan fans diwujudkan menjadi bagian konser.

Puncaknya, pada 6 November 2026, penggemar dapat menyaksikan hasil kolaborasi tersebut melalui Facebook Live. Siaran konser juga akan dilengkapi elemen interaktif agar audiens tetap dapat terlibat selama pertunjukan.

Konser Hipdut Facebook dan AntiNRML ini menjadi contoh pemanfaatan Facebook sebagai ruang komunitas. Tidak hanya berkumpul dan menikmati konten, pengguna juga diberi kesempatan untuk ikut menciptakan pengalaman bersama melalui Groups, Reels, dan berbagai fitur lainnya.

Dengan konsep tersebut, konser Hipdut bukan hanya menjadi panggung bagi musisi, tetapi juga ruang pertemuan antara musisi dan komunitas penggemarnya. Fans dapat mengikuti proses kreatif dari awal dan melihat bagaimana ide mereka menjadi bagian dari pertunjukan yang akhirnya disaksikan bersama.

Kontributor: Sarah Limbeng | Editor: Permadani T.

Exit mobile version