Semarang, Tuturpedia.com – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menegaskan bahwa generasi muda, khususnya mahasiswa, memegang peran penting dalam mendorong keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai gerakan bersama masyarakat. Kamis, (23/04/2026).
Tak hanya itu, politisi PDIP yang hobi blusukan ini, juga menyebut mahasiswa memiliki posisi strategis dalam mengedukasi masyarakat terkait pentingnya gizi seimbang. Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kesadaran kolektif, bukan sekadar mengandalkan bantuan pemerintah.
“Mahasiswa memiliki posisi penting dalam mengedukasi masyarakat. Program ini akan berhasil jika ada kesadaran bersama untuk menjadikannya sebagai kebutuhan, bukan sekadar bantuan,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi yang digelar pada Sabtu (18/4) tersebut menjadi titik kedua yang menyasar kalangan mahasiswa. Dalam kesempatan itu, Edy menekankan bahwa MBG bukan hanya program pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
Di hadapan peserta, ia menilai mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu menyebarluaskan pemahaman mengenai pentingnya pemenuhan gizi sejak dini. Hal ini dinilai krusial untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas di masa depan.
Lebih lanjut, Edy menjelaskan bahwa program MBG dirancang untuk menjawab berbagai persoalan gizi di Indonesia, terutama bagi anak-anak, ibu hamil, dan kelompok rentan. Dan, menegaskan bahwa pemenuhan gizi menjadi fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia.
Tak hanya dari sisi kesehatan, Edy juga menyoroti dampak ekonomi dari program tersebut. Menurutnya, pelibatan petani, nelayan, dan pelaku usaha lokal dalam MBG dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Program ini membawa manfaat ganda. Di satu sisi meningkatkan kualitas gizi masyarakat, di sisi lain menggerakkan ekonomi lokal secara berkelanjutan,” jelasnya.
Edy pun mengajak mahasiswa untuk turut mengawal implementasi program agar berjalan tepat sasaran. Ia berharap kolaborasi lintas sektor dapat memperkuat keberhasilan MBG, sekaligus mendorong terwujudnya Indonesia yang lebih sehat dan berdaya saing.














