News  

Dicurhati Jalan Rusak Cepu-Randublatung! Gubernur Jateng Ahmad Luthfi: Masalah Jalan (Rusak) Ini di Mana-mana Sama Semua!

TUTURPEDIA - Dicurhati Jalan Rusak Cepu-Randublatung! Gubernur Jateng Ahmad Luthfi: Masalah Jalan (Rusak) Ini di Mana-mana Sama Semua!
banner 120x600

Blora, Tuturpedia.com – Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh keluhan masyarakat terkait rusaknya jalur Cepu-Randublatung. Isu hangat ini pun sampai ke telinga pemerintah daerah dan menjadi pembahasan serius dalam pertemuan resmi antara jajaran kepala daerah Provinsi Jawa Tengah. Jumat, (29/05/2026).

Dalam sebuah kesempatan, Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, menyampaikan langsung keluhan warganya yang telah viral tersebut kepada Gubernur Jawa Tengah saat ini adalah Komjen Pol (Purn.) Drs. Ahmad Luthfi

Mendengar aduan tersebut, Ahmad Luthfi memberikan respons yang realistis namun menohok terkait bagaimana seorang pejabat publik harus menyikapi masalah yang viral di era digital saat ini.

Ahmad Luthfi menegaskan bahwa setiap masalah yang viral di tengah masyarakat harus segera dimitigasi. Caranya adalah dengan melakukan pengecekan langsung di lapangan dan menyesuaikannya dengan kemampuan anggaran daerah.

Ia, juga membagikan cerita masa lalu tentang seorang bupati di wilayah Sragen. Kala itu, ada seorang lurah yang melakukan aksi protes unik di jalan yang bolong.

Ketika ditanya mengapa isu tersebut harus diviralkan, sang bupati menjelaskan bahwa jika jalan tersebut dipaksakan untuk dibangun saat itu, manfaatnya belum tentu maksimal sementara biayanya sangat besar. Skala prioritas harus tetap diutamakan pada jalur-jalur yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat.

“Setiap pemimpin wilayah, baik Bupati, Wali Kota, maupun dinas terkait, harus memiliki skala prioritas. Di tengah keterbatasan dan tekanan fiskal yang kita hadapi, kita harus pintar-pintar mensiasati situasi ini,” ujar Ahmad Luthfi.

“Kalau Enggak Mau Viral, Jangan Jadi Pejabat Publik!”

Menariknya, Gubernur Jateng juga memberikan pandangan terbuka mengenai dinamika media sosial yang sering kali menyoroti kinerja pemerintah. Baginya, kritik atau keluhan warga yang menjadi viral adalah hal yang biasa bagi seorang pelayan masyarakat.

“Kalau kita sebagai pejabat publik, (hal) viral itu biasa. Kalau enggak mau viral, njenengan (Anda) jangan jadi pejabat publik,” guraunya yang disambut senyum oleh para hadirin.
Namun, ia menggarisbawahi bahwa tugas utama pemerintah bukanlah menghindari keviralannya, melainkan bagaimana lebih rajin lagi memitigasi masalah jalan rusak di wilayah masing-masing.

Ahmad Luthfi menyebutkan bahwa masalah infrastruktur jalan di berbagai daerah rata-rata memiliki kendala yang sama. Di akhir tanggapannya, beliau berpesan kepada Wakil Bupati Blora agar pemerintah daerah tetap merangkul masyarakat.

Jika ada kendala pembangunan karena keterbatasan anggaran, penting bagi pemerintah untuk turun ke bawah dan memberikan pengertian kepada warga dengan baik.

Penulis: Lilik Yuliantoro Editor: Permadani T.
tuturpedia.com - 2026