Pati, Tuturpedia.com – Tidak butuh waktu lama bagi Risma Ardhi Chandra untuk menunjukkan komitmennya setelah resmi menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati. Di tengah riuh rendah aksi unjuk rasa ribuan nelayan yang memadati Alun-alun Pati hari ini, sosok pemimpin baru ini memilih turun langsung ke lapangan untuk berdialog dan mendengarkan aspirasi warganya. Senin, (04/05/2026).
Dengan pengawalan ketat namun tetap mengedepankan pendekatan humanis, Risma Ardhi Chandra masuk ke barisan pengunjuk rasa para nelayan. Kehadirannya di tengah teriknya matahari disambut antusias oleh para demonstran yang telah menunggu kejelasan nasib mereka terkait kenaikan harga BBM non-subsidi.
“Saya berdiri di sini bukan hanya sebagai pimpinan, tapi sebagai bagian dari panjenengan semua. Keluhan ini akan kita bawa dan kita perjuangkan bersama,” tegas Risma di hadapan massa yang tumpah ruah.

Janji Kawal Aspirasi Hingga Pusat
Dalam orasinya, Plt Bupati Pati menyatakan bahwa pemerintah daerah memahami betul beban berat yang dipikul sektor perikanan saat ini. Ia berjanji akan segera mengambil langkah-langkah strategis, termasuk:
- Audiensi Cepat: Segera memfasilitasi pertemuan antara perwakilan nelayan dengan pihak terkait.
- Surat Rekomendasi: Mengirimkan surat resmi kepada Pemerintah Pusat dan Pertamina untuk meninjau kembali kebijakan harga BBM bagi nelayan lokal.
- Solusi Jangka Pendek: Mencari skema bantuan atau insentif daerah guna meringankan biaya operasional melaut.
Langkah taktis yang diambil Risma Ardhi Chandra mendapat apresiasi dari koordinator aksi. Mereka menilai sikap cepat tanggap ini merupakan sinyal positif bagi kepemimpinan baru di Kabupaten Pati.
“Kami butuh pemimpin yang mau mendengar, bukan yang hanya duduk di balik meja. Hari ini Pak Plt menunjukkan itu,” ujar salah satu perwakilan nelayan.














