Dari Pengalaman Covid-19, Pandu Putra Kusuma Dirikan Panda Ambulance Yogyakarta untuk Layanan Sosial

TUTURPEDIA - Dari Pengalaman Covid-19, Pandu Putra Kusuma Dirikan Panda Ambulance Yogyakarta untuk Layanan Sosial
banner 120x600

Yogyakarta, Tuturpedia.com — Pengalaman sulit mencari ambulans pada masa pandemi Covid-19 menjadi titik awal lahirnya Panda Ambulance Yogyakarta, sebuah layanan ambulans berbasis relawan yang digagas anak muda bernama Pandu Putra Kusuma.

Pandu menceritakan, inisiatif tersebut bermula dari pengalaman pribadi keluarganya saat pandemi melanda pada 2020–2021. Saat itu, ketersediaan ambulans sangat terbatas, sementara kebutuhan masyarakat terhadap layanan darurat meningkat tajam. Situasi tersebut membuat banyak keluarga kesulitan mendapatkan transportasi medis, baik untuk pasien sakit maupun jenazah.

Berangkat dari pengalaman tersebut, Pandu bersama keluarga awalnya menyediakan ambulans untuk kebutuhan internal keluarga. Namun seiring waktu, mereka menyadari bahwa kebutuhan masyarakat terhadap layanan serupa masih tinggi.

TUTURPEDIA - Dari Pengalaman Covid-19, Pandu Putra Kusuma Dirikan Panda Ambulance Yogyakarta untuk Layanan Sosial

“Awalnya hanya untuk keluarga sendiri. Tapi setelah berjalan, ternyata banyak sekali orang yang membutuhkan ambulans. Dari situ kami memutuskan untuk membuka layanan ini untuk masyarakat,” kata Pandu.

Inisiatif tersebut kemudian berkembang menjadi Panda Ambulance Yogyakarta, yang resmi berjalan pada 2022 dan kini melayani berbagai kebutuhan medis di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Layanan Sosial Berbasis Relawan

Panda Ambulance beroperasi sebagai layanan sosial yang membantu berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari penanganan kecelakaan lalu lintas, antar pasien sakit, kontrol rumah sakit, hingga pengantaran jenazah.

Berbeda dengan layanan ambulans komersial, operasional Panda Ambulance mengedepankan prinsip solidaritas sosial. Biaya layanan tidak dipatok secara kaku dan sering kali disesuaikan dengan kemampuan keluarga pasien.

“Sebisa mungkin kami membantu. Kalau memang keluarga tidak mampu, biasanya kami jalankan dengan konsep seikhlasnya,” ujar Pandu saat dihubungi Tuturpedia.com (12/3).

Model layanan ini membuat Panda Ambulance kerap terlibat dalam berbagai kegiatan kemanusiaan di Yogyakarta, terutama dalam situasi darurat di jalan raya maupun kebutuhan rujukan medis mendesak.

Armada Unik dengan Identitas Berbeda

Salah satu hal yang membuat Panda Ambulance mudah dikenali adalah armadanya yang unik. Beberapa unit ambulans menggunakan kendaraan jenis Toyota Hiace serta Hyundai yang dimodifikasi khusus untuk kebutuhan medis.

Selain itu, desain kendaraan dan sirine yang digunakan dibuat berbeda dari ambulans pada umumnya, sehingga lebih mudah dikenali masyarakat ketika bertugas di jalan.

Di kalangan relawan, unit tersebut dikenal dengan julukan “Panda Putih” atau “Panda Ambulance”, sebuah identitas yang kemudian melekat pada layanan ini.

Saat ini Panda Ambulance juga memiliki dukungan armada lain melalui kerja sama hak pakai dengan Surya Group, sehingga memperluas jangkauan layanan bagi masyarakat di DIY.

Kolaborasi dengan Komunitas Pengawal Ambulans

Dalam menjalankan operasionalnya, Panda Ambulance bekerja sama dengan komunitas relawan Indonesia Escorting Ambulance, sebuah kelompok yang secara sukarela membantu mengawal ambulans ketika melintas di jalan, terutama dalam situasi darurat.

Keberadaan komunitas pengawal ini dinilai penting untuk memastikan ambulans dapat melaju lebih cepat dan aman, terutama di jalur padat kendaraan.

Relawan yang terlibat dalam kerja sama tersebut memiliki hak menggunakan unit ambulans untuk kegiatan sosial, namun tidak memiliki hak kepemilikan kendaraan. Skema ini dirancang untuk memperluas manfaat ambulans bagi masyarakat tanpa harus membebani relawan dengan biaya kepemilikan armada.

Semangat Anak Muda dalam Kerja Kemanusiaan

Di usia yang relatif muda, Pandu menilai kegiatan ini bukan sekadar layanan transportasi medis, tetapi juga bagian dari gerakan sosial berbasis solidaritas.

Ia berharap Panda Ambulance dapat menjadi jembatan bantuan bagi masyarakat yang sedang berada dalam situasi sulit.

“Kami ingin ambulans ini benar-benar hadir ketika masyarakat membutuhkan. Harapannya sederhana, bisa membantu orang lain,” katanya.

Kehadiran Panda Ambulance menunjukkan bagaimana pengalaman personal di masa krisis dapat melahirkan gerakan sosial yang lebih luas. Di tengah keterbatasan fasilitas darurat yang masih sering terjadi di berbagai daerah, inisiatif berbasis relawan seperti ini menjadi salah satu contoh peran masyarakat dalam memperkuat layanan kemanusiaan di tingkat lokal.***

tuturpedia.com - 2026