Blora, Tuturpedia.com – Duka mendalam masih menyelimuti Kabupaten Blora atas wafatnya Anggota DPRD Blora dari Partai Demokrat, Supriedi, yang meninggal dunia pada Selasa (16/6) setelah menjalani perawatan akibat sakit. Rabu, (17/06/2026).
Kepergian almarhum tidak hanya meninggalkan luka bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan-rekan sejawat di DPRD, jajaran Pemerintah Kabupaten Blora, hingga masyarakat luas yang selama ini mengenalnya sebagai sosok sederhana dan dekat dengan rakyat.
Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Blora, H. Supardi, turut menyampaikan rasa duka yang mendalam. Ia mengenang almarhum sebagai sosok yang aktif dan berperan besar dalam dinamika di lembaga legislatif.
“Almarhum adalah sosok yang aktif dan banyak mewarnai kegiatan di DPRD. Selain di komisi, beliau juga terlibat aktif dalam pembahasan di badan anggaran dan dikenal kritis dalam setiap rangkaian kegiatan,” ungkapnya.
Menurut H. Supardi, Supriedi merupakan pribadi yang memiliki dedikasi tinggi dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Sikapnya yang tegas namun santun menjadikannya figur yang dihormati oleh berbagai kalangan.
Ia juga menceritakan mengenang almarhum sebagai sosok yang baik, religius, dan tangguh dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.
“Beliau sangat berpegang teguh dalam menjalankan fungsi dan tugasnya sebagai anggota DPRD. Sosoknya kritis dan mampu memberikan warna dalam setiap pembahasan,” ujarnya.
Supriedi juga dikenal sebagai pribadi yang tenang dan dekat dengan masyarakat. Kepeduliannya terhadap rakyat begitu besar, bahkan ia kerap turun langsung untuk membantu warga.
“Kalau sudah urusan rakyat, beliau selalu lantang membela. Dua periode menjabat menjadi bukti bahwa beliau memiliki tempat istimewa di hati masyarakat,” tambahnya.
Suasana haru tampak menyelimuti rumah duka di Dukuh Pesantren, Desa Sembongin, Kecamatan Banjarejo. Para pelayat datang silih berganti untuk memberikan penghormatan terakhir.
Sejumlah anggota DPRD, pejabat pemerintah daerah, hingga tokoh masyarakat turut hadir. Bahkan Bupati Blora juga datang langsung sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi almarhum selama ini.
Di mata masyarakat, Supriedi adalah sosok ramah, bersahaja, dan selalu hadir untuk memperjuangkan aspirasi warga. Kehadirannya memberikan dampak nyata bagi banyak orang.
“Innalillahi wainna ilaihi raji’un. Beliau orang baik, dekat dengan warga. Kami sangat kehilangan,” ujar salah satu pelayat.
Semasa hidupnya, Supriedi dikenal sebagai kader Partai Demokrat yang memiliki komitmen kuat dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Blora.
Pengabdian dan dedikasinya menjadi warisan berharga yang akan terus dikenang.
Kepergian Supriedi menjadi kehilangan besar bagi Kabupaten Blora. Sosoknya yang sederhana, peduli, dan penuh perjuangan akan selalu hidup dalam ingatan masyarakat.
Selamat jalan, Supriedi. Jasa dan pengabdianmu akan tetap abadi di hati rakyat.
