Jakarta, Tuturpedia.com — Kepastian hukum dan jaminan keamanan menjadi salah satu aspirasi utama masyarakat Kabupaten Pati yang disampaikan kepada DPR RI. Warga berharap kondisi yang aman dan kondusif dapat memberikan rasa nyaman dalam menjalani aktivitas sehari-hari sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Aspirasi tersebut disampaikan Forum Komunikasi Rakyat Pati saat melakukan audiensi dengan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal dan Sari Yuliati, serta Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/8/2026).
Dalam audiensi itu, masyarakat meminta adanya kejelasan terkait pelaksanaan fungsi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Pati.
Mereka berharap aparat dan pemangku kepentingan dapat memastikan masyarakat merasa aman serta tidak dihantui rasa takut dalam menjalankan aktivitas.
Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan aspirasi tersebut perlu mendapat perhatian serius. Menurutnya, DPR perlu mendengarkan secara langsung penjelasan dari para pemangku kepentingan di daerah untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai kondisi yang terjadi di lapangan.
“Mereka minta kepastian hukum, minta kepastian siapa yang punya fungsi kamtibmas di sana untuk memastikan masyarakat Pati betul-betul tidak ada rasa takut, betul-betul bisa nyaman dalam kehidupan sehari-hari,” kata Cucun.
Menurut legislator Fraksi PKB tersebut, kondisi keamanan yang kondusif tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan masyarakat, tetapi juga memiliki hubungan erat dengan perkembangan ekonomi daerah.
Masyarakat Pati, lanjut Cucun, menginginkan daerahnya menjadi wilayah yang ramah terhadap investasi sehingga para pelaku usaha dapat menjalankan kegiatan ekonomi tanpa rasa khawatir.
“Masyarakat Pati menginginkan bagaimana ekonominya maju, ramah terhadap para investor, dan nyaman mereka bisa berusaha di wilayah Pati,” ujarnya.
Cucun menilai Kabupaten Pati memiliki potensi ekonomi yang besar. Sektor pertanian dan perikanan menjadi dua bidang yang dinilai memiliki peluang untuk terus dikembangkan. Namun, potensi tersebut membutuhkan dukungan berupa situasi daerah yang aman, tertib, dan kondusif.
Untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut, DPR RI berencana meminta penjelasan dari sejumlah pihak terkait, termasuk Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pati dan aparat penegak hukum (APH).
Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui secara lebih jelas persoalan yang menjadi perhatian masyarakat sekaligus mencari solusi yang tepat sesuai kewenangan masing-masing pihak.
“Kita akan bertanya kenapa masyarakat Pati sampai bicara minta supaya betul-betul tercipta kenyamanan, ekonominya maju,” kata Cucun.
Selain menyampaikan persoalan keamanan dan kepastian hukum, Forum Komunikasi Rakyat Pati juga membawa pesan mengenai pentingnya membangun citra positif Kabupaten Pati.
Masyarakat ingin menunjukkan bahwa Pati bukan hanya memiliki persoalan, tetapi juga menyimpan berbagai potensi yang layak dikembangkan. Di antaranya sektor pendidikan pesantren, investasi, pertanian, dan perikanan.
Cucun menegaskan DPR RI terbuka terhadap aspirasi masyarakat dari berbagai kelompok. Setiap masukan yang disampaikan akan didalami berdasarkan substansi dan mekanisme yang berlaku di lembaga legislatif.
“Yang lebih rasional dan lokal yang mereka perjuangkan itu harus kita tindaklanjuti,” pungkasnya.
Aspirasi tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi penyelesaian berbagai persoalan di Pati, sekaligus memperkuat kepastian hukum, rasa aman, dan iklim investasi. Dengan kondisi yang lebih kondusif, potensi ekonomi daerah diharapkan dapat berkembang dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.
Penulis: Lilik Yuliantoro | Editor: Permadani T.














