Blora, Tuturpedia.com — Pemadaman listrik bergilir mendapat sorotan serius dari Agus flash, pengusaha cctv Blora. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak bisa dianggap sebagai persoalan biasa, karena dampaknya meluas hingga menyentuh berbagai sektor kehidupan masyarakat.
Menurut Agus, padamnya listrik bukan hanya membuat rumah-rumah gelap, tetapi juga berimbas langsung pada aktivitas ekonomi. Usaha kecil, industri, peternakan, hingga sektor perdagangan menjadi pihak yang paling terdampak.
Banyak pelaku usaha harus menghentikan produksi, sementara bahan makanan yang membutuhkan pendinginan berisiko rusak.
“Yang paling merasakan dampaknya adalah masyarakat kecil. Pendapatan harian mereka bisa menurun drastis karena aktivitas usaha terganggu,” ujarnya.
Ia juga menyoroti bahwa pemadaman yang terjadi secara berulang dan dalam jangka waktu lama dapat memperlambat roda perekonomian daerah. Penurunan produktivitas dan terganggunya aktivitas usaha berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi yang tidak sedikit.
Agus mendorong pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan untuk segera merespons keluhan masyarakat. Ia menilai penting adanya komunikasi terbuka terkait penyebab, durasi, serta langkah penanganan pemadaman listrik agar masyarakat dapat mengantisipasi dampaknya.
“Listrik saat ini adalah urat nadi kehidupan, bukan sekadar kebutuhan tambahan. Setiap gangguan harus ditangani dengan serius demi menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya. Kamis, (18/06/2026).
Dengan adanya perhatian dan langkah cepat dari pihak terkait, diharapkan persoalan pemadaman listrik bergilir dapat segera teratasi dan tidak terus membebani masyarakat.














