Blora, Tuturpedia.com – Duka mendalam masih menyelimuti Kabupaten Blora atas wafatnya Anggota DPRD Blora dari Partai Demokrat, Supriedi, yang meninggal dunia pada Selasa (16/6) setelah menjalani perawatan akibat sakit. Rabu, (17/06/2026).
Kepergian almarhum tidak hanya meninggalkan kesedihan bagi keluarga, namun juga bagi rekan sejawat di DPRD, jajaran Pemerintah Kabupaten Blora, serta masyarakat luas yang selama ini mengenalnya sebagai sosok sederhana dan dekat dengan rakyat.
Ucapan belasungkawa terus mengalir, salah satunya dari Yuyus Waluyo, politisi asal Kabupaten Blora yang saat ini sekaligus Ketua Fraksi Partai NasDem periode 2024–2029.
Ia mengenang almarhum sebagai pribadi yang baik, rajin, dan mudah bergaul.
“Baik, rajin, dan mudah bergaul. Beliau sosok yang sangat dekat dengan siapa saja,” ungkap Yuyus dengan penuh haru.
Menurutnya, Supriedi adalah figur yang tangguh dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Dalam setiap tugasnya sebagai anggota DPRD, almarhum dikenal teguh memegang prinsip dan penuh tanggung jawab.
“Beliau sosok yang tangguh dalam memperjuangkan aspirasi konstituennya. Selain itu, beliau juga sangat berpegang teguh dalam menjalankan fungsi dan tugasnya sebagai anggota DPRD,” ungkapnya.
Supriedi juga dikenal sebagai sosok yang kritis dan mampu memberikan warna dalam dinamika legislatif. Sikapnya yang tegas namun tetap santun membuatnya dihormati oleh banyak pihak.
Tak hanya itu, almarhum dikenal sebagai pribadi yang tenang dan religius, serta memiliki kepedulian besar terhadap masyarakat. Ia kerap turun langsung ke lapangan untuk membantu warga yang membutuhkan.
“Kalau sudah urusan rakyat, beliau selalu lantang membela dan berjuang. Dua periode menjabat menjadi bukti bahwa beliau memiliki tempat istimewa di hati masyarakat,” tambahnya.
Suasana duka tampak begitu terasa di rumah duka yang berada di Dukuh Pesantren, Desa Sembongin, Kecamatan Banjarejo.
Sejak kabar wafatnya tersebar, para pelayat datang silih berganti untuk memberikan penghormatan terakhir. Sejumlah anggota DPRD Blora, pejabat pemerintah daerah, hingga tokoh masyarakat turut hadir melayat.
Bahkan Bupati Blora juga datang secara langsung sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi almarhum selama menjadi wakil rakyat.
Di mata masyarakat, Supriedi adalah sosok yang ramah, bersahaja, dan selalu hadir untuk memperjuangkan aspirasi warga. Kehadirannya selama ini memberikan dampak nyata bagi banyak orang.
“Innalillahi wainna ilaihi raji’un. Beliau orang baik, dekat dengan warga. Kami sangat kehilangan,” ujar salah satu pelayat dengan mata berkaca-kaca.
Semasa hidupnya, Supriedi dikenal sebagai kader Partai Demokrat yang memiliki komitmen kuat dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Blora.
Pengabdian dan dedikasinya menjadi warisan berharga yang akan terus dikenang.
Kepergian Supriedi menjadi kehilangan besar bagi Kabupaten Blora. Sosoknya yang sederhana, peduli, dan penuh perjuangan akan selalu hidup dalam ingatan masyarakat.
Selamat jalan, Supriedi. Jasa dan pengabdianmu akan tetap abadi di hati rakyat.















