Blora, Tuturpedia.com – Langkah CV Bukit Batu Mulia (BBM) untuk mengembangkan potensi daerah di Dukuh Kembang, Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mendapat lampu hijau dari masyarakat setempat. Senin, (02/03/2026).
Dalam sosialisasi akhir-akhir ini, yang digelar bersama warga, terungkap bahwa masyarakat memberikan dukungan penuh dan tidak keberatan dengan adanya rencana kegiatan penambangan tersebut.
Dukungan ini diperkuat dengan adanya berita acara resmi hasil sosialisasi. Warga menilai kehadiran investasi ini merupakan peluang besar bagi peningkatan ekonomi desa, terutama dalam hal penyerapan tenaga kerja lokal.
Kesepakatan Bulat Warga
Raman, perwakilan pengelola CV BBM, mengungkapkan bahwa pertemuan dengan warga berlangsung kondusif dan menghasilkan kesepakatan positif.
“Intinya, warga Desa Jurangjero sangat setuju dan tidak keberatan dengan adanya kegiatan penambangan di daerah Dukuh Kembang. Hasil sosialisasi dari CV Bukit Batu Mulia (BBM) ini sudah dituangkan dalam berita acara resmi,” ujar Raman.
Komitmen Pemberdayaan Lokal
Dukungan warga ini bukan tanpa alasan. Sebelumnya, pihak pengelola telah berkomitmen untuk menjadikan warga lokal sebagai prioritas utama. Tidak hanya sebagai pekerja di area tambang, tetapi juga merangkul para pemilik truk di daerah tersebut untuk terlibat dalam proses pengangkutan material.
“Niat utama kami adalah penyerapan tenaga kerja lokal. Sopir-sopir daerah yang punya truk di sana nanti semua ikut kerja,” tambah Raman mengulangi komitmennya.
Menepis Isu Negatif
Keberhasilan sosialisasi ini juga menjadi jawaban atas kekhawatiran terkait hambatan investasi. Dengan adanya keterbukaan informasi dan pelibatan masyarakat sejak awal, potensi gesekan atau berita hoaks dapat diredam.
Pihak investor berharap, dengan kondusivitas yang terjaga, proses eksplorasi hingga operasional dapat berjalan lancar. Hal ini sejalan dengan visi besar menjadikan Blora sebagai kawasan industri baru di Jawa Tengah yang mampu menyerap ribuan lulusan SMA/SMK setiap tahunnya.
Sementara itu, diberitakan sebelumnya bahwa Komitmen untuk memajukan ekonomi daerah terus disuarakan oleh para pelaku usaha di Kabupaten Blora. Salah satunya datang dari CV Batu Mulia yang berlokasi di Bukit Batu Mulia, Jurang Jero. Meski saat ini masih dalam tahap eksplorasi, unit usaha ini membawa misi besar untuk pemberdayaan masyarakat sekitar. Kamis, (26/02).
Raman, perwakilan dari pihak pengelola, menegaskan bahwa fokus utama pengembangan usaha ini adalah untuk menciptakan lapangan kerja bagi warga lokal. Tidak hanya di sektor operasional internal, ia juga berencana merangkul para sopir truk di daerah tersebut untuk terlibat langsung dalam proses pengangkutan material.
“Intinya pada niat saya itu penyerapan tenaga kerja lokal, dan sopir-sopir daerah yang mempunyai truk di sana nanti semua ikut kerja untuk angkut materialnya,” ujar Rman saat memberikan keterangan.
Perizinan Lancar, Blora Jadi Magnet Investor
Terkait aspek legalitas, Pihaknya mengaku sejauh ini tidak menemui kendala berarti. Semua proses perizinan dilakukan secara formal dan berjalan sesuai prosedur yang berlaku.
Bahkan, kabar baik mengenai penetapan Blora sebagai kawasan industri oleh Gubernur Jawa Tengah juga disambut dengan antusiasme tinggi. Menurut Oman, langkah ini sangat tepat mengingat Blora memiliki kekayaan bahan baku yang melimpah dan aksesibilitas yang mumpuni melalui jalan nasional.
“Blora termasuk kawasan industri itu sangat bagus sekali, karena Blora sebetulnya dari segi bahan baku juga banyak. Jalannya sudah jalan nasional, memang saat
ini jadi incaran investor,” tambahnya.
Raman juga menitipkan pesan kepada masyarakat agar tetap menjaga kondusivitas dan menjauhkan diri dari provokasi atau berita hoaks yang dapat menghambat masuknya investasi.
“Untuk pesan-pesan masyarakat, kita baik-baik sajalah untuk mendukung investor-investor yang ingin masuk di Blora untuk pemikiran yang negatif dibuang dulu saja,” pesannya menutup pembicaraan.
Meskipun saat ini harga lahan masih menjadi salah satu bahan pertimbangan strategis bagi para investor baru, semangat untuk membangun Blora menjadi pusat industri baru di Jawa Tengah tetap membara.
