Tuturpedia.com – Kasus pembunuhan yang dilakukan ibu tiri kepada anak sambung di Pontianak masih terus berlanjut.
Dikutip Tuturpedia.com, Senin (2/9/2024), kali ini fakta kasus IF (24) selaku ibu tiri yang menghabisi nyawa N (6) itu terungkap.
Aksi keji itu ketahuan berdasarkan rekaman percakapan antara IF dan sang dukun, ia pun sempat menghubungi dukun untuk meminta bantuan.
Hal ini diungkapkan oleh ibu kandung N, Tiwi saat diundang di podcast YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo, Minggu (1/9/2024).
“Kemarin saya menyerahkan bukti tambahan, ada percakapan tersangka sama dukun. Jadi pada saat N sudah kolaps seperti itu, dia menghubungi dukun. Jadi si tersangka menghubungi dukun untuk meminta saran kepada dukun itu, bagaimana N harusnya,” ujar Tiwi.
Menurut Tiwi, saat si pelaku menghubungi, sang dukun sempat merekam percakapan mereka. Bahkan dukun itu pun meminta IF untuk mengakui kejahatan kejamnya pada polisi.
“Saya ada rekamannya, jadi dia nanya ‘Gimana kalau misalnya N kayak gini?’ si dukun sudah tahu ‘Wah kalau kayak gini namanya pembunuhan, silakan kamu laporkan ke polisi atau RT untuk diproses lebih lanjut’ tapi dia enggak mau,” imbuh Tiwi.
Meski sudah diberikan saran, pelaku tetap mengelak hingga akhirnya membuat skenario seolah-olah korban diculik oleh pria berinisial Y.
Sementara itu, Ichan sang ayah, mengaku sangat murka dan meminta agar pelaku dipenjara. Ia mengatakan bahwa selama ini tak ada hal yang aneh dari perilaku pelaku.
Bahkan menurutnya, pelaku memiliki sifat yang sangat baik dan lemah lembut, karenanya ia menikahi IF.
“Dia itu kelihatannya orang baik banget, dari keluarga baik-baik. Saya pikir kayak gitu, akhirnya saya suka, saya nikahi. Sebelumnya saya tanya ‘Gimana saya punya anak?’ dia oke, ‘Gimana nantinya dengan saya atau mamanya atau nenek kakek?’” kata Ichan.
Adapun diduga, pelaku merasa cemburu lantaran anak kandungnya tidak diberikan perhatian yang sama seperti yang didapatkan N.
“Saya merasa Papa N lebih sayang N dibanding adiknya, N itu dulu waktu masih kecil selalu digendong papa N, sementara adiknya nggak pernah digendong,” ucap Tiwi menirukan perkataan pelaku.
Seperti diketahui, N ditemukan meninggal dengan kondisi mengenaskan di dalam karung, saat itu badan N sudah membengkak.
Penulis: Niawati
Editor: Annisaa Rahmah
