Indeks

Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Resmi Tayang, Hadirkan Horor Kolosal Megah di Lebaran 2026

Jakarta, Tuturpedia.com — Industri film horor Indonesia kembali diramaikan dengan kehadiran film terbaru bertajuk Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa yang resmi tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai hari ini. Film produksi Soraya Intercine Films ini langsung mencuri perhatian sejak gala premiere berkat respons positif dari para penonton.

Dibintangi oleh Luna Maya dan Reza Rahadian, film ini menjadi salah satu sajian horor paling dinantikan di momen Lebaran 2026. Mengusung konsep horor kolosal, film ini tidak hanya menawarkan teror santet yang mencekam, tetapi juga visual sinematik yang megah.

Sejak pemutaran perdana, film ini mendapat apresiasi berkat kualitas produksi yang disebut mengalami peningkatan dibandingkan seri sebelumnya. Luna Maya pun mengaku lega sekaligus bahagia melihat antusiasme penonton.

“Melihat reaksi penonton yang sudah nonton duluan, aku happy banget. Meski awalnya sempat tegang karena ini film Lebaran pertamaku. Aku rasa film SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa pas banget untuk Lebaran karena kita bisa melihat bagaimana kemegahan sinematik dari film SUZZANNA leveling up di seri yang terbaru ini,” kata Luna Maya.

Film ini merupakan instalasi ketiga dari semesta Suzzanna yang terus berkembang, baik dari sisi cerita maupun skala produksi. Tak hanya menghadirkan ketegangan, film ini juga diperkaya dengan elemen drama, romansa, dan konflik batin yang kuat.

Dalam cerita, Suzzanna dikisahkan sebagai perempuan yang harus menghadapi tragedi besar setelah ayahnya menjadi korban santet dari Bisman, penguasa desa yang kejam. Dendam mendalam membuatnya mempelajari ilmu santet untuk membalas perbuatan tersebut.

Namun, perjalanan balas dendam itu tidak berjalan mudah. Suzzanna justru terjebak dalam konflik emosional ketika jatuh cinta pada Pramuja, pria taat agama yang tidak mengetahui rahasia gelapnya. Situasi ini membuatnya harus memilih antara dendam atau cinta.

Selain Luna Maya dan Reza Rahadian, film ini juga dibintangi oleh deretan aktor senior dan komedian ternama seperti Clift Sangra, Djenar Maesa Ayu, Iwa K., Adi Bing Slamet, Yatti Surachman, hingga Nunung dan Azis Gagap. Kehadiran mereka memberikan warna tersendiri, memadukan nuansa horor dengan sentuhan hiburan.

Luna Maya juga mengungkapkan pengalaman emosional selama proses produksi film ini. Ia merasa seluruh tim bekerja dengan energi yang solid dan penuh semangat.

“Di film ketiga SUZZANNA, aku benar-benar merasa seluruh tim dan kru seperti hidup semuanya, nge-blend. Bagiku itu menjadi semangat saat ada di lokasi syuting dalam mengerjakan filmnya. Saat melakukannya jadi tidak ada rasa penolakan sedikitpun. Sangat senang dalam proses film SUZZANNA, dan semoga energinya sampai ke penonton,” tambahnya.

Sebagai bentuk interaksi langsung dengan penonton, pihak produksi juga menggelar acara nonton bareng bersama para pemain pada 19 Maret 2026 di Senayan City XXI pukul 15.50 WIB. Diproduseri oleh Sunil Soraya dan disutradarai Azhar Kinoi Lubis, film ini ditulis oleh Ferry Lesmana, Jujur Prananto, dan Sunil Soraya. Kolaborasi ini menghadirkan cerita yang kuat dengan pendekatan sinematik yang lebih modern.

Dengan perpaduan antara horor, aksi, dan drama emosional, Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa menjadi salah satu tontonan wajib di musim Lebaran tahun ini.
Kontributor: Sarah Limbeng

Exit mobile version