Tuturpedia.com — Lembaga riset Muda Bicara ID merilis hasil survei mengenai persepsi anak muda terhadap kinerja gubernur di Indonesia. Dalam survei yang dilakukan pada periode 10 November hingga 10 Desember 2025, Dedi Mulyadi menempati posisi teratas sebagai gubernur dengan kinerja terbaik versi responden muda, dengan perolehan 25,59 persen.
Di posisi kedua, Muzakir Manaf mencatatkan 15,94 persen, disusul Pramono Anung dengan 14,9 persen. Sementara itu, Sri Sultan Hamengkubuwono X menempati peringkat keempat dengan 12,99 persen, dan Sherly Tjoanda berada di posisi kelima dengan 12,74 persen. Adapun Gubernur Lainnya mengantongi 17,85 persen, menandakan masih adanya figur lain yang mendapat perhatian publik muda.
Survei ini menyoroti bagaimana generasi muda menilai kepemimpinan daerah, terutama dalam aspek pelayanan publik, inovasi kebijakan, komunikasi politik, hingga dampak program pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat.
Dedi Mulyadi dinilai unggul berkat gaya kepemimpinan yang dekat dengan warga serta pendekatan populis dalam menangani isu sosial dan pelayanan publik. Muzakir Manaf dan Pramono Anung memperoleh apresiasi atas stabilitas pemerintahan daerah dan penguatan sektor pembangunan. Sementara Sri Sultan HB X dinilai konsisten dalam menjaga tata kelola pemerintahan dan budaya lokal di Daerah Istimewa Yogyakarta. Sherly Tjoanda juga mendapat sorotan sebagai figur pemimpin perempuan yang dianggap progresif dan komunikatif.
Perwakilan Muda Bicara ID menyebutkan bahwa survei ini bertujuan menangkap aspirasi dan pandangan generasi muda terhadap kinerja kepala daerah. “Anak muda kini semakin kritis terhadap kualitas kepemimpinan, transparansi, dan keberpihakan pada isu-isu publik seperti pendidikan, lapangan kerja, serta pelayanan sosial,” tulis lembaga tersebut dalam keterangan risetnya.
Hasil survei ini mencerminkan perubahan pola perhatian generasi muda terhadap politik lokal. Tidak hanya menilai dari popularitas, responden juga mempertimbangkan dampak nyata kebijakan serta kehadiran pemimpin di ruang publik, termasuk melalui media sosial dan interaksi langsung dengan warga.
Meski demikian, Muda Bicara ID menegaskan bahwa hasil ini bersifat dinamis dan dapat berubah seiring dengan kinerja aktual para kepala daerah di masa mendatang, terutama menjelang tahun-tahun politik berikutnya.***
