Tuturpedia.com — Wabah super flu – sebutan populer untuk infeksi influenza A H3N2 subclade K – kembali jadi sorotan di awal tahun ini. Meski belum menunjukkan tingkat keparahan lebih tinggi dibanding influenza biasa, virus ini mudah menular sehingga perlu langkah pencegahan yang lebih komprehensif.
Menurut dokter dan pakar kesehatan, langkah-langkah untuk mencegah penularan super flu tidak hanya sebatas memakai masker, tetapi harus melibatkan tiga strategi pencegahan dari sisi virus, manusia, dan lingkungan.
1. Batasi Kontak dengan Virus
Ahli kesehatan menekankan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai langkah utama. Ini mencakup:
- Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara rutin.
- Memakai masker yang pas di tempat umum, terutama bila berada di kerumunan.
- Menghindari kerumunan atau menjaga jarak dari orang yang tampak sakit.
- Tidak menyentuh wajah dengan tangan kotor.
Jika Anda sedang batuk atau bersin, tutup mulut dan hidung dengan tisu atau lengan bagian dalam untuk meminimalkan droplet yang menyebar.
2. Perkuat Daya Tahan Tubuh
Aspek manusia juga berperan penting. System imun yang kuat membantu tubuh melawan virus sebelum berkembang jadi penyakit serius. Cara alami memperkuat kekebalan tubuh antara lain:
- Makan makanan bergizi seimbang—buah, sayuran, protein sehat.
- Tidur cukup setiap malam minimal 7–8 jam.
- Olahraga teratur untuk menjaga kondisi tubuh tetap fit.
- Hindari kebiasaan buruk seperti merokok, konsumsi alkohol, dan makanan tinggi gula.
- Vaksinasi influenza tahunan disarankan sebagai langkah pencegahan tambahan.
3. Jaga Lingkungan Bersih dan Sehat
Virus influenza dapat bertahan di permukaan benda yang sering disentuh. Oleh karena itu, menjaga lingkungan tetap bersih juga perlu menjadi prioritas:
- Rutin membersihkan permukaan benda seperti gagang pintu, meja, dan ponsel.
- Pastikan sirkulasi udara baik di dalam rumah dengan membuka jendela.
- Paparan sinar matahari di siang hari membantu mengurangi jumlah virus di ruangan.
Pencegahan super flu memerlukan pendekatan holistik yang menyentuh banyak aspek kehidupan sehari-hari. Mulai dari menjaga kebersihan pribadi, memperkuat sistem imun, hingga memastikan lingkungan sekitar mendukung kesehatan. Masyarakat juga diimbau tidak panik, tetapi tetap waspada dan disiplin menerapkan langkah-langkah pencegahan secara konsisten.
