tuturpedia.com — Squid Game kembali membuat para penggemarnya deg-degan. Menjelang perilisan season 3, sang sutradara Hwang Dong Hyuk mengungkap bocoran yang mengejutkan dan penuh emosi. Dari kembalinya Seong Gi-Hun hingga pemenang game yang tak terduga, inilah potret baru permainan mematikan paling ikonik dari Netflix.
Gi-Hun Penuh Penyesalan, Bukan Lagi Pembangkang
Musim ketiga Squid Game akan dibuka dengan sosok Seong Gi-Hun yang sangat berbeda dari sebelumnya. Jika di season 2 ia tampil penuh amarah dan ingin membongkar sistem dari dalam, kali ini Gi-Hun kembali dengan rasa penyesalan mendalam. Ia dihantui oleh keputusan ekstrem yang membuat banyak orang kehilangan nyawa, termasuk sahabatnya, Park Jung-Bae (Player 2008).
“Gi-Hun merasa bersalah, tidak hanya karena pengkhianatannya, tapi karena ia sadar tindakannya tidak membawa perubahan apa-apa,” ujar Hwang Dong Hyuk dalam wawancara eksklusif.
Kang Dae-Ho Jadi Fokus Baru
Salah satu karakter yang mendapat sorotan besar di season terbaru adalah Kang Dae-Ho, yang diperankan oleh aktor Kang Ha Neul. Penonton akan diajak menyelami luka batin dan dilema moral karakter ini. Ia bukan hanya ‘pemain’ biasa, tapi menjadi sosok kunci dalam narasi baru yang lebih emosional dan penuh konflik batin.
“Kami ingin mengeksplorasi apa yang terjadi pada seseorang yang mencoba menjadi benar di dunia yang salah,” kata Hwang.
Latar Waktu: Bukan Sekadar Sekuel, Tapi Masa Depan
Tak hanya soal karakter, latar waktu dalam Squid Game 3 juga menjadi twist menarik. Ceritanya tidak langsung berlanjut dari season sebelumnya, melainkan melompat ke masa depan. Hal ini membuka ruang untuk pengembangan cerita yang lebih kompleks, termasuk dinamika sosial baru yang lebih kejam dan sistem permainan yang makin tak manusiawi.
Pemenang Tak Terduga: Seorang Bayi
Mungkin ini bocoran terbesar sekaligus paling mengejutkan: pemenang Squid Game season 3 bukan karakter dewasa mana pun, melainkan seorang bayi!
Ya, “Bayi 222“, anak dari Player 222 (Kim Jun-Hee), keluar sebagai pemenang mutlak dalam permainan mematikan ini. Ini bukan tanpa alasan. Hwang Dong Hyuk ingin menyampaikan pesan bahwa harapan terakhir bagi dunia yang kejam ini terletak pada generasi berikutnya.
“Bayi itu adalah simbol dari dunia baru. Ia tak bersalah, tak ternoda, dan satu-satunya yang layak memulai ulang peradaban,” ujar sang sutradara.
Gi-Hun Mengorbankan Diri, Ending yang Menggetarkan
Twist emosional lainnya datang dari akhir hidup Gi-Hun. Setelah melalui banyak pertarungan batin dan fisik, Gi-Hun memilih untuk mengorbankan dirinya demi menyelamatkan sang bayi. Dalam adegan yang dikonfirmasi sangat menyayat hati, ia menyerahkan nyawanya agar bayi itu bisa lolos dari sistem brutal yang menghancurkan semuanya.
“Ini bukan lagi soal uang atau permainan. Ini tentang penebusan dan memberikan masa depan yang lebih baik,” kata Lee Jung-Jae, aktor pemeran Gi-Hun.
Dengan kombinasi rasa bersalah, pengorbanan, dan harapan, Squid Game 3 dipastikan tidak akan menjadi sekadar tontonan thriller. Ia hadir sebagai refleksi tajam tentang nilai-nilai kemanusiaan dan warisan yang kita tinggalkan untuk generasi selanjutnya.
Satu hal pasti: Squid Game 3 akan jauh lebih gelap—dan mungkin akan membuat kita menangis.
