banner 728x250
News  

Soroti Kabel Menjuntai, DPRD Kota Semarang Desak Pemkot Lakukan Penataan

Sejumlah kabel penyedia layanan internet di wilayah Banjarsari, Semarang. Foto: Istimewa
Sejumlah kabel penyedia layanan internet di wilayah Banjarsari, Semarang. Foto: Istimewa
banner 120x600

Semarang, Tuturpedia.com – Anggota Komisi B DPRD Kota Semarang, Aisyah Firdausa menyoroti penataan kabel udara atau fiber optic milik penyedia internet yang menganggu estetika kota dan merugikan masyarakat.

Aisyah meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang untuk segera melakukan tindakan kepada penyedia layanan internet agar dilakukan penataan ulang.

“Pemkot harus melakukan penataan, minimal meminta penyedia internet untuk merapikan,” pintanya, Rabu (18/12/2024).

Banyaknya kabel yang menjuntai di wilayah lingkungan warga maupun di bahu jalan, dirinya meminta pemkot agar bergerak cepat. Ia mengaku akan melaporkan ke dinas terkait agar dilakukan pembinaan.

“Nanti saya akan laporkan ke dinas terkait, idealnya penyedia internet juga melakukan pengecekan. Pemkot harus melakukan penanganan,” tegasnya.

Menurut pantauan di lapangan, kabel udara milik penyedia layanan internet yang berada di wilayah Banjarsari terlihat bertumpuk tidak beraturan, sehingga mencoreng estetika kota.

Kabel Menjuntai telah Memakan Korban

Sementara itu, salah satu warga Banjarsari, Mawardi menyebut, sejumlah kabel penyedia layanan internet memasang kabel di atas sejumlah pohon, ketika pohon tersebut ditebang karena perbaikan jalan, kabel-kabel itu menjuntai ke jalan dan mengganggu pejalan kaki.

“Pemasangannya hanya disangkutin ke pohon, saat pohon ditebang karena rehab jalan, kabelnya langsung ndlewer (menjuntai),” katanya saat ditemui.

Dirinya mengaku, juntaian kabel tersebut beberapa kali memakan korban, salah satunya mengendara yang melintas lalu tersangkut kabel.

“Sudah ada korban, dia tersangkut dan jatuh kejadian kemarin tanggal 17 jelang malam hari,” ungkapnya.

Mawardi membeberkan, terdapat lima korban dengan kejadian serupa. Masyarakat sekitar berinisiatif menyingkirakan kabel dengan berbagai upaya.

“Yang putus dan ndlewer kita gulung sendiri, agar tidak memakan korban lagi,” keluhnya lagi.***

Kontributor Kota Semarang: Alan Henry Pambuko

Editor: Annisaa Rahmah