{"id":526,"date":"2023-05-21T19:25:31","date_gmt":"2023-05-21T19:25:31","guid":{"rendered":"https:\/\/rumusmatematika.id\/?p=526"},"modified":"2023-11-17T08:01:52","modified_gmt":"2023-11-17T08:01:52","slug":"rumus-segitiga-siku-siku","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tuturpedia.com\/rumusmatematika\/rumus-segitiga-siku-siku\/","title":{"rendered":"Pengertian Rumus Segitiga Siku-Siku, Contoh Dan Pembahasannya"},"content":{"rendered":"<h2><strong>Rumus Segitiga Siku-Siku<\/strong><\/h2>\n<h2><strong>cara menghitung luas <a href=\"https:\/\/rumusmatematika.id\/pengertian-rumus-segitiga-siku-siku-contoh-dan-pembahasannya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">\u00a0segitiga siku siku <\/a><\/strong><\/h2>\n<p>Segitiga siku-siku merupakan salah satu jenis segitiga yang memiliki sudut dengan ukuran 90<sup>o<\/sup>\u00a0atau juga bisa disebut membentuk sudut siku-siku pada salah satu sisinya.<\/p>\n<p>Karena inilah, segitiga ini disebut sebagai segitiga siku-siku didalam matematika.<\/p>\n<p>Berbeda dengan berbagai jenis segitiga lain yang ada, segitiga siku-siku mempunyai banyak keistimewaan.<\/p>\n<p>Salah satunya adalah adanya dalil pythagoras yang menjadikannya menjadi lebih istimewa dibandingkan segitiga siku-siku.<\/p>\n<p>Ada banyak contoh segitiga siku-siku yang bisa kita lihat. Salah satunya adalah setiap sudut pada bangun datar persegi.<\/p>\n<h2><a href=\"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/edukasi\/20220107115453-574-743786\/rumus-pythagoras-segitiga-siku-siku-dan-contoh-soalnya\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rumus Segitiga Siku-Siku<\/a><\/h2>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure id=\"attachment_751\" aria-describedby=\"caption-attachment-751\" style=\"width: 750px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"Rumus Segitiga Siku-Siku wp-image-751 size-full\" title=\"Rumus Segitiga Siku-Siku\" src=\"https:\/\/rumusmatematika.id\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/siku-siku.png\" alt=\"Rumus Segitiga Siku-Siku\" width=\"750\" height=\"500\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-751\" class=\"wp-caption-text\">Rumus Segitiga Siku-Siku<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<p>Pada dasarnya, rumus segitiga siku-siku memiliki kesamaan dengan berbagai segitiga lainnya. Sebelum membahas rumus luas segitiga tersebut, adapun beberapa rumus penting yang juga harus Anda ketahui adalah:<\/p>\n<ol>\n<li>Apabila panjang sisi alas serta panjang sisi tinggi diketahui panjangnya, maka untuk panjang sisi miringnya bisa diketahui dengan persamaan rumus\u00a0<strong>sisi miring<sup>2<\/sup>\u00a0= sisi alas<sup>2<\/sup>\u00a0+ sisi tinggi<sup>2<\/sup><\/strong><\/li>\n<li>Apabila sisi miring segitiga siku-siku dan panjang sisi alasnya juga diketahui, maka untuk mengetahui panjang sisi tinggi segitiga siku-siku bisa menggunakan persamaan,\u00a0<strong>sisi tinggi<sup>2<\/sup>\u00a0= sisi miring<sup>2<\/sup>\u00a0\u2013 sisi alas<sup>2<\/sup><\/strong><\/li>\n<li>Apabila sisi miring segitiga siku-siku dan juga sisi tinggi dari segitiga siku-siku diketahui, maka unutk mengetahui panjang sisi alas segitiga siku-siku bisa menggunakan persamaan,\u00a0<strong>sisi alas<sup>2<\/sup>\u00a0= sisi miring<sup>2<\/sup>\u00a0\u2013 sisi tinggi<sup>2<\/sup><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Semua persamaan untuk menghitung salah satu sisi yang diminat tersebut didalam matematika, khususnya penerapan untuk segitiga siku-siku dikenal dengan nama dalil pythagoras.<\/p>\n<p>Untuk menghitung keliling segitiga siku-siku, Anda bisa menggunakan rumus<\/p>\n<p>K = sisi miring + sisi alas + sisi tinggi, atau<\/p>\n<p>K = sisi + sisi + sisi.<\/p>\n<p>Sedangkan untuk menghitung luasnya sendiri, Anda bisa menggunakan rumus luas segitiga siku-siku :<\/p>\n<p>L = \u00bd X a X t, atau<\/p>\n<p>L = \u00bd at.<\/p>\n<p>Contoh Soal<\/p>\n<p>Ada banyak contoh soal yang bisa Anda jadikan sebagai bahan untuk berlatih agar bisa lebih paham mengenai penerapan rumus luas segitiga siku-siku. Dengan sering berlatih, besar kemungkinan Anda bisa cepat mahir dalam menghadapi berbagai soal yang rumit sekalipun.<\/p>\n<p>Contoh 1:<\/p>\n<p>Diketahui bahwa Dinta mengukur sebuah penggaris yang berbentuk segitiga siku-siku. Hasil pengukuran yang didapatkan oleh Dinta sendiri adalah, panjang dari tinggi segitiga siku-siku adalah 8 cm dan alasnya adalah 6 cm. Berapa panjang sisi miring penggaris yang diukur oleh Dinta?<\/p>\n<p>Diketahui :<\/p>\n<p>Panjang alas segitiga siku-siku =\u00a0<strong>6 cm<\/strong><\/p>\n<p>Panjang tinggi segitiga siku-siku =\u00a0<strong>8 cm<\/strong><\/p>\n<p>Ditanya : Berapa panjang dari sisi miring segitiga siku-siku tersebut?<\/p>\n<p>Jawab:<\/p>\n<p>Sisi miring<sup>2<\/sup>\u00a0= alas segitiga siku-siku<sup>2<\/sup>\u00a0+ tinggi segitiga siku-siku<sup>2<\/sup><\/p>\n<p>Sisi miring =<strong>\u00a06<sup>2\u00a0<\/sup>\u00a0+ 8<sup>2<\/sup><\/strong><\/p>\n<p>Sisi miring =\u00a0<strong>10 cm.<\/strong><\/p>\n<p>Jadi, sisi miring dari segitiga siku-siku yang diukur oleh Dinta adalah 10 cm.<\/p>\n<p>Contoh 2 :<\/p>\n<p>Diketahui sebuah segitiga siku-siku mempunyai alas dengan panjang 12 cm dan tinggi 13 cm, berapa luas dari segitiga siku-siku tersebut?<\/p>\n<p>Diketahui :<\/p>\n<p>Alas segitiga siku-siku =<strong>\u00a012<\/strong><\/p>\n<p>Tinggi segitiga siku-siku =\u00a0<strong>13 cm<\/strong><\/p>\n<p>Ditanya : berapa luas segitiga siku-siku ?<\/p>\n<p>Dijawab :<\/p>\n<p><strong>L = \u00bd at<\/strong><\/p>\n<p><strong>L = \u00bd 12.13<\/strong><\/p>\n<p><strong>L = 6.13<\/strong><\/p>\n<p><strong>L =78.<\/strong><\/p>\n<p>Jadi, luas segitiga dengan panjang alas\u00a0<strong>12 cm<\/strong>\u00a0dan tinggi\u00a0<strong>13 cm<\/strong>\u00a0adalah\u00a0<strong>78 cm.<\/strong><\/p>\n<p>Selain itu, masih ada banyak contoh-contoh lain yang bisa Anda gunakan untuk mengasah kemampuan Anda dalam menjawab soal-soal yang berkaitan dengan rumus segitiga siku-siku.<\/p>\n<p>Nah itulah pembahasan dan penjelasan mengenai rumus matematika tentang bagiamana menghitung sebuah segitiga siku siku dengan mudah, semoga dengan info dan penjelasan yang kami berikan anda bisa mengerti dan memahami cara mudah menghitung luas sebuah segitiga dan tidak lagi kebingungan soal bagaimana menyelesaikannya.<\/p>\n<p>Selamat mencoba dan terima kasih<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rumus Segitiga Siku-Siku cara menghitung luas \u00a0segitiga siku siku Segitiga siku-siku merupakan salah satu jenis segitiga yang memiliki sudut dengan&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":584,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[793,1311,794,335,796,1312,1313,1314,341,342,803,804,1315,1316,1052,805],"class_list":["post-526","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-rumus-matematika","tag-bangun-datar-segitiga-sama-sisi","tag-cara-hitung-luas-segitiga","tag-cara-mencari-alas-segitiga-sama-kaki","tag-cara-mencari-keliling-segitiga-siku-siku","tag-cara-mencari-luas-segitiga-sama-sisi","tag-cara-mencari-luas-segitiga-siku-siku","tag-cara-mencari-luas-trapesium","tag-cara-mencari-sisi-miring-segitiga","tag-cara-menghitung-keliling-segitiga-siku-siku","tag-cara-menghitung-luas-segitiga","tag-cara-menghitung-luas-segitiga-sama-sisi","tag-cara-menghitung-luas-segitiga-siku-siku","tag-cara-menghitung-luas-trapesium","tag-contoh-soal-luas-segitiga-siku-siku","tag-contoh-soal-rumus-phytagoras","tag-contoh-soal-segitiga-sama-kaki"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tuturpedia.com\/rumusmatematika\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/526","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tuturpedia.com\/rumusmatematika\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tuturpedia.com\/rumusmatematika\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tuturpedia.com\/rumusmatematika\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tuturpedia.com\/rumusmatematika\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=526"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/tuturpedia.com\/rumusmatematika\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/526\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":759,"href":"https:\/\/tuturpedia.com\/rumusmatematika\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/526\/revisions\/759"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tuturpedia.com\/rumusmatematika\/wp-json\/wp\/v2\/media\/584"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tuturpedia.com\/rumusmatematika\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=526"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tuturpedia.com\/rumusmatematika\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=526"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tuturpedia.com\/rumusmatematika\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=526"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}