Indeks

Rapi Films Gelar Gala Premiere “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”, Drama Keluarga tentang Memori dan Kehilangan

Jakarta, Tuturpedia.com — Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan drama keluarga yang menyentuh emosi penonton. Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan resmi menggelar gala premiere di Epicentrum XXI, Jakarta, pada 8 Mei 2026. Film produksi Rapi Films bersama Screenplay Films dan Vortera Studios ini mengangkat kisah tentang keluarga, kehilangan, dan memori yang perlahan memudar akibat Alzheimer.

Film ini menjadi proyek terbaru sutradara Kuntz Agus dan penulis Alim Sudio. Keduanya mencoba menghadirkan cerita emosional yang dekat dengan realita kehidupan banyak keluarga.

Melalui karakter Yuke Yolanda yang diperankan Lulu Tobing, film ini memperlihatkan bagaimana seorang ibu perlahan kehilangan ingatannya akibat Alzheimer. Namun lebih dari sekadar membahas penyakit, film ini menyoroti perjuangan keluarga dalam mempertahankan cinta dan kebersamaan ketika memori mulai menghilang.

Dalam siaran pers resmi, pihak produksi menyebut film ini lahir dari keresahan sederhana yang sering dilupakan banyak orang. Percakapan kecil di meja makan, perhatian seorang ibu, hingga kebiasaan sehari-hari ternyata merupakan momen berharga yang memiliki batas waktu.

“Film ini bukan sekadar bercerita tentang kondisi medis, melainkan tentang bagaimana sebuah keluarga tetap memilih untuk mencintai meski ingatan mulai memudar,” tulis pihak produksi.

Kehadiran film ini sekaligus melanjutkan jejak Rapi Films dalam menghadirkan drama emosional setelah sebelumnya sukses lewat film Tunggu Aku Sukses Nanti dan Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah. Kedua film tersebut dikenal berhasil menyentuh isu keluarga dengan pendekatan yang hangat dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Bagi Lulu Tobing, memerankan sosok Yuke menjadi pengalaman emosional tersendiri. Ia mengaku harus memahami rasa kehilangan secara perlahan dari sudut pandang seorang ibu yang mulai tidak mengenali dunia di sekitarnya.

“Yang paling menyesakkan bagi saya adalah posisi Yuke sebagai sosok yang sangat dicintai, namun karena memorinya berkhianat karena terus memudar, dia harus belajar hidup tanpa menyadari besarnya kasih sayang di sekelilingnya,” ungkap Lulu Tobing.

Ia juga menambahkan bahwa Alzheimer bukan hanya tentang lupa nama atau lupa jalan pulang, tetapi tentang perjuangan mempertahankan keberadaan diri di tengah ingatan yang perlahan menjauh.

Tak hanya Lulu Tobing, aktris muda Yasmin Napper yang memerankan Kesha, anak sulung Yuke, juga merasakan pengalaman berbeda selama proses produksi film.
Menurut Yasmin, chemistry antar pemain menjadi salah satu kekuatan utama dalam film ini. Proses syuting membuat para pemain benar-benar merasa seperti keluarga sungguhan sehingga adegan emosional terasa lebih natural.

“Di sini aku menemukan rumah baru. Kedekatan kami sebagai ‘keluarga’ terasa sangat jujur dan jauh berbeda dari peran-peran yang pernah aku mainkan sebelumnya,” tutur Yasmin.

Sutradara Kuntz Agus mengatakan bahwa ide cerita film ini muncul dari pertanyaan sederhana tentang kefanaan hidup dan memori manusia.

“Pertanyaan besarnya adalah apa yang tersisa saat memori kita akan orang-orang tersayang mulai hilang? Film ini ingin memotret kepingan ingatan yang sering kita anggap sepele, namun sebenarnya itulah harta paling berharga yang kita miliki,” ujarnya.

Gala premiere berlangsung hangat dan meriah. Acara diawali dengan media screening yang dihadiri awak media dan insan perfilman. Setelah itu, sesi konferensi pers digelar bersama produser Sunil Samtani, sutradara, penulis, serta para pemain utama.

Beberapa pemain yang turut hadir antara lain Ibnu Jamil, Shofia Shireen, dan Jordan Omar. Suasana semakin meriah ketika seluruh pemain berjalan di red carpet dengan balutan dresscode bernuansa biru dan merah muda.

Pemutaran perdana film di Epicentrum XXI juga disambut antusias oleh para tamu undangan dan rekan media. Banyak penonton mengaku tersentuh dengan cerita yang dianggap sangat dekat dengan kehidupan keluarga Indonesia.

Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 13 Mei 2026. Film ini diharapkan menjadi pengingat bahwa kebersamaan dengan orang tersayang adalah hal sederhana yang tidak boleh disepelekan.
Kontributor: Sarah Limbeng

Exit mobile version