Indeks

Program Makan Bergizi Gratis Tetap Gaspol Saat Ramadan! Edy Wuryanto: Gizi Tak Boleh Libur

Grobogan, Tuturpedia.com – Kabar gembira bagi penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, memastikan program unggulan ini tidak akan berhenti meski memasuki bulan suci Ramadan. Keberlanjutan gizi masyarakat menjadi prinsip utama yang tidak bisa ditawar.

Dalam sosialisasi MBG bersama Badan Gizi Nasional (BGN) di Grobogan, Edy menegaskan bahwa teknis di lapangan akan menyesuaikan kondisi ibadah puasa, terutama bagi anak-anak sekolah.

“Yang paling penting programnya tidak terputus. Soal teknis penyajian, BGN yang mengatur agar tetap menghormati anak-anak yang berpuasa. Selama kebutuhan gizi terpenuhi, itu sudah sesuai tujuan,” jelas Edy.

Bentuk Uang Tunai? Ini Kata Edy

Menanggapi wacana pengalihan bantuan MBG menjadi uang tunai, Politikus PDI Perjuangan ini menegaskan bahwa skema tersebut masih dalam ranah pembahasan di tingkat pusat bersama Bappenas. Untuk saat ini, model distribusi makanan langsung tetap menjadi pilihan utama karena dinilai lebih tepat sasaran dalam menjaga kualitas asupan.

Target 2026: Wilayah 3T Tuntas & Dapur Standar Tinggi

Edy juga membawa kabar optimis terkait pemerataan program. Ia menargetkan cakupan MBG di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) bisa tuntas pada tahun 2026 dengan modifikasi distribusi sesuai kondisi geografis.

Tak hanya soal jangkauan, faktor keamanan pangan juga menjadi sorotan tajam. Edy mengakui bahwa tahun 2025 merupakan fase pembenahan bagi sekitar 30.000 dapur Satuan Pelayanan Pemakanan Gratis (SPPG) di seluruh Indonesia.

“Targetnya, tahun 2026 tidak boleh ada lagi masalah (keracunan). Semua standar, mulai dari IPAL hingga Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) harus dipenuhi. Ke depan akan ada reward and punishment. Dapur yang berulang kali bermasalah harus ditindak tegas,” ungkapnya.

Fokus Utama: Perang Melawan Stunting

Di akhir penjelasannya, Edy mengingatkan bahwa muara dari program MBG adalah menciptakan generasi emas yang bebas stunting. Sasaran prioritas tetap pada kelompok rentan: ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita.

“Ini soal masa depan. Anak-anak harus sehat dan cerdas. Stunting adalah indikator penting, dan kami berharap target penurunannya tercapai maksimal di masa pemerintahan Presiden Prabowo,” pungkas Legislator asal Dapil Jateng III tersebut.

Exit mobile version