Tuturpedia.com — Aktris sekaligus produser Prilly Latuconsina resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari rumah produksi Sinemaku Pictures. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Prilly melalui unggahan di akun Instagram pribadinya dan dikutip oleh Grid.ID pada Selasa (20/1/2026). Keputusan ini menandai berakhirnya peran Prilly di balik layar industri perfilman Indonesia bersama Sinemaku Pictures.
Dalam pernyataannya, Prilly menegaskan bahwa pengunduran diri tersebut bersifat menyeluruh. Ia tidak lagi terlibat sebagai pemegang saham maupun sebagai anggota direksi Sinemaku Pictures. “Aku pamit. Hari ini, secara resmi aku menyatakan pengunduran diriku dari Sinemaku Pictures, baik sebagai pemegang saham maupun sebagai anggota direksi,” tulis Prilly Latuconsina di Instagram pribadinya.
Keputusan tersebut langsung menarik perhatian publik, mengingat Sinemaku Pictures merupakan rumah produksi yang turut membesarkan nama Prilly di industri film nasional. Melalui Sinemaku, Prilly dikenal aktif terlibat dalam berbagai proyek film dan serial yang mendapatkan respons positif dari penonton. Tak sedikit karya Sinemaku yang sukses secara komersial dan mendapat apresiasi luas.
Prilly menekankan bahwa keputusannya untuk mundur bukanlah tindakan yang diambil secara tergesa-gesa. Ia menyebut bahwa langkah ini merupakan hasil pertimbangan matang dan kesadaran pribadi. “Keputusan ini lahir dari kebutuhan personal dan profesional untuk memiliki ruang yang memungkinkan diriku bertanggung jawab penuh atas visi kreatif yang ingin aku wujudkan,” tulisnya.
Dalam unggahan yang sama, Prilly juga menyampaikan rasa terima kasih kepada rekan-rekan kerja yang selama ini membersamainya di Sinemaku Pictures. Ia secara khusus menyebut nama Umay Shahab dan Ibu Yahni Dhayanti yang dinilainya memiliki peran penting dalam perjalanan rumah produksi tersebut. “Aku ingin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan kerja sama selama ini,” lanjut Prilly.
Tak hanya itu, Prilly juga memberikan penghormatan kepada seluruh tim Sinemaku Pictures. Ia mengapresiasi dedikasi, kerja keras, dan loyalitas tim yang selama ini berjuang bersama membangun karya. Menurut Prilly, perjalanan bersama Sinemaku merupakan fase penting dalam pertumbuhan dirinya sebagai pelaku industri kreatif.
Selain kepada tim internal, Prilly turut menyampaikan rasa terima kasih kepada para penonton dan pendukung setia. Ia mengakui bahwa dukungan publik menjadi salah satu kekuatan utama yang membuat karya-karyanya tetap bertahan dan berkembang. “Tidak lupa, untuk kalian semua, penonton setia yang sudah memercayai aku,” tulis Prilly dalam pernyataannya.
Prilly juga meluruskan bahwa pengunduran dirinya tidak menandakan akhir dari perjalanan kariernya. Ia memastikan tetap akan berkarya dan berkontribusi di industri kreatif, baik sebagai aktris maupun kreator. Namun, ke depan ia ingin memilih pendekatan dan medium yang lebih sesuai dengan nilai serta visi pribadinya.
“Pengunduran diri ini bukanlah akhir, justru sedang mencari bentuk dan ruang yang lebih jujur denganku,” tulis Prilly. Pernyataan tersebut mencerminkan fase refleksi dan pendewasaan dalam perjalanan profesionalnya. Banyak pihak menilai langkah ini sebagai bentuk keberanian untuk mengambil keputusan besar demi pertumbuhan jangka panjang.
Keputusan Prilly Latuconsina meninggalkan Sinemaku Pictures pun memicu beragam respons dari warganet. Sebagian menyayangkan perpisahan tersebut, sementara lainnya memberikan dukungan penuh atas langkah baru yang diambil sang aktris. Publik kini menantikan langkah Prilly selanjutnya dalam dunia hiburan dan industri kreatif Indonesia.















