Tuturpedia.com — Presiden terpilih Prabowo Subianto bertemu dengan legenda sepak bola dunia, Zinedine Zidane, di sela-sela World Economic Forum (WEF) 2025 di Davos, Swiss. Pertemuan tersebut menjadi sorotan setelah Prabowo disebut meminta pandangan Zidane terkait strategi pengembangan sepak bola Indonesia ke depan.
Zidane, yang dikenal sebagai ikon sepak bola Prancis sekaligus pelatih sukses Real Madrid, dinilai memiliki pengalaman komprehensif baik sebagai pemain maupun arsitek tim elite Eropa. Dalam diskusi tersebut, Prabowo menggali perspektif Zidane mengenai pembinaan pemain muda, penguatan liga domestik, serta peningkatan standar kepelatihan nasional.
“Sepak bola bukan hanya olahraga, tapi juga alat pembangunan karakter, persatuan, dan kebanggaan nasional,” ujar seorang sumber yang mengetahui jalannya pertemuan tersebut.
Sebagai pemain, Zidane mencatatkan prestasi prestisius, termasuk Ballon d’Or, gelar juara Piala Dunia 1998, Euro 2000, dan sejumlah trofi Liga Champions. Setelah pensiun, ia melanjutkan karier sebagai pelatih dengan torehan impresif: membawa Real Madrid menjuarai Liga Champions tiga kali berturut-turut, serta meraih predikat Pelatih Terbaik Dunia FIFA dan Pelatih Terbaik UEFA.
Pertemuan Prabowo dan Zidane dipandang sebagai sinyal keseriusan pemerintah dalam mendorong reformasi ekosistem sepak bola nasional, yang dalam beberapa tahun terakhir menghadapi tantangan mulai dari tata kelola kompetisi, pembinaan usia dini, hingga prestasi tim nasional.
Meski belum ada rincian resmi terkait bentuk kerja sama lanjutan, wacana melibatkan figur global dalam pengembangan sepak bola Indonesia dinilai dapat membuka peluang baru baik dari sisi transfer pengetahuan, jejaring internasional, maupun peningkatan standar profesionalisme di industri olahraga.
Langkah ini juga sejalan dengan ambisi Indonesia untuk memperkuat posisinya di kancah sepak bola Asia, sekaligus membangun fondasi jangka panjang bagi regenerasi pemain dan pelatih nasional.***















