Prabowo: Dunia Sedang Memasuki Masa Penuh Bahaya, Indonesia Upayakan Perkuat Ketahanan Nasional

TUTURPEDIA - Prabowo: Dunia Sedang Memasuki Masa Penuh Bahaya, Indonesia Upayakan Perkuat Ketahanan Nasional
banner 120x600

Tuturpedia.com – Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, mengingatkan bahwa situasi global saat ini berada dalam fase yang semakin tidak pasti dan sarat risiko. Menurutnya, dinamika geopolitik yang melibatkan negara-negara besar berpotensi menimbulkan dampak luas terhadap stabilitas dunia, termasuk bagi Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam peresmian ratusan jembatan di berbagai wilayah Indonesia pada Senin, 9 Maret 2026. Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa perkembangan politik internasional harus dicermati secara serius oleh pemerintah maupun masyarakat.

“Saudara-saudara sekalian, kita berada dalam keadaan dunia yang penuh bahaya,” ujar Prabowo. Ia menambahkan bahwa pertikaian antara kekuatan besar dunia dapat menyeret negara-negara lain ke dalam situasi yang sulit jika tidak diantisipasi dengan matang.

TUTURPEDIA - Prabowo: Dunia Sedang Memasuki Masa Penuh Bahaya, Indonesia Upayakan Perkuat Ketahanan Nasional

Ketegangan Geopolitik Meningkat

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan di sejumlah kawasan dunia. Konflik yang melibatkan negara besar, termasuk rivalitas geopolitik dan konflik di Timur Tengah, membuat kondisi global dinilai lebih rapuh dibandingkan beberapa dekade sebelumnya.

Ketegangan tersebut tidak hanya berdampak pada keamanan internasional, tetapi juga memengaruhi ekonomi global, mulai dari gangguan rantai pasok, fluktuasi harga energi, hingga tekanan terhadap pasar keuangan dunia. Negara-negara berkembang seperti Indonesia pun tidak sepenuhnya kebal terhadap dampak tersebut.

Perkuat Fondasi Nasional

Di tengah situasi global yang bergejolak, Prabowo menekankan pentingnya memperkuat fondasi nasional. Ia menyebut pembangunan infrastruktur, seperti jaringan jembatan yang diresmikan dalam acara tersebut, sebagai bagian dari strategi memperkuat konektivitas dan ketahanan ekonomi masyarakat di berbagai daerah.

Menurutnya, kesiapan menghadapi ketidakpastian global tidak hanya bergantung pada sektor pertahanan, tetapi juga pada kekuatan ekonomi domestik dan integrasi wilayah. Infrastruktur yang baik akan mempercepat distribusi logistik, memperkuat aktivitas ekonomi lokal, sekaligus meningkatkan daya tahan nasional terhadap krisis global.

Optimisme terhadap Potensi Indonesia

Meski menggambarkan dunia sebagai ruang yang penuh risiko, Prabowo tetap menyampaikan optimisme terhadap masa depan Indonesia. Ia menilai Indonesia memiliki sejumlah modal penting untuk menghadapi ketidakpastian global, mulai dari kekayaan sumber daya alam, populasi yang besar, hingga potensi ekonomi domestik yang terus berkembang.

Menurutnya, yang terpenting adalah menjaga persatuan nasional dan memanfaatkan potensi tersebut secara maksimal. Dengan langkah yang tepat, Indonesia tidak hanya mampu bertahan dari gejolak global, tetapi juga berpeluang keluar dari krisis dengan posisi yang lebih kuat.

Prabowo juga mengingatkan bahwa kewaspadaan terhadap dinamika global harus diiringi dengan strategi nasional yang matang, baik dalam diplomasi internasional, penguatan ekonomi, maupun pembangunan dalam negeri.

“Indonesia harus siap menghadapi berbagai kemungkinan,” ujarnya, seraya menekankan pentingnya solidaritas nasional di tengah situasi dunia yang semakin kompleks.***

tuturpedia.com - 2026