News  

Pertamina Siapkan Stok Energi Jelang Lebaran 2026, Konsumsi BBM Diproyeksi Naik 12 Persen

TUTURPEDIA - Pertamina Siapkan Stok Energi Jelang Lebaran 2026, Konsumsi BBM Diproyeksi Naik 12 Persen
banner 120x600

Tuturpedia.com – Lonjakan mobilitas masyarakat pada masa mudik diperkirakan kembali mendorong peningkatan konsumsi energi nasional. Mengantisipasi hal itu, PT Pertamina menyatakan telah menyiapkan tambahan pasokan energi agar kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga arus balik Idul Fitri 2026 tetap terpenuhi.

Berdasarkan proyeksi perusahaan per 3 Maret 2026, konsumsi bensin diperkirakan mengalami kenaikan paling signifikan, yakni sekitar 12 persen dibandingkan hari normal. Peningkatan ini sejalan dengan tradisi mudik yang membuat perjalanan darat melonjak tajam menjelang Lebaran.

Selain bensin, konsumsi minyak tanah diprediksi meningkat sekitar 4,2 persen, sementara LPG naik 4 persen. Adapun avtur bahan bakar pesawat, diperkirakan bertambah 2,8 persen, mencerminkan tingginya aktivitas penerbangan selama periode libur panjang.

TUTURPEDIA - Pertamina Siapkan Stok Energi Jelang Lebaran 2026, Konsumsi BBM Diproyeksi Naik 12 Persen

Di tengah potensi lonjakan tersebut, Pertamina memastikan ketahanan stok energi nasional berada dalam kondisi aman. Data perusahaan per 1 Maret 2026 menunjukkan cadangan energi berada pada kisaran 21 hingga 23 hari, angka yang dinilai cukup untuk menjaga stabilitas distribusi selama periode puncak konsumsi.

“Pertamina meningkatkan pasokan stok energi (build-up stock) untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi pada periode Ramadan dan Idul Fitri, terutama arus pulang dan arus balik,” ujar Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication Pertamina, dalam keterangan resminya.

Jaringan Distribusi Diperkuat

Untuk memastikan kelancaran distribusi, Pertamina juga menyiagakan jaringan layanan energi di seluruh Indonesia. Setidaknya terdapat:

  • 7.885 unit SPBU
  • 6.777 Pertashop
  • 6.662 agen LPG
  • 64 Kios Pertamina Siaga
  • 223 agen minyak tanah
  • 200 mobil tangki
  • 200 layanan Pertamina Delivery Services
  • 41 titik Serambi MyPertamina

Jaringan tersebut dipersiapkan untuk menjaga ketersediaan energi, terutama di jalur-jalur utama mudik dan daerah dengan potensi lonjakan konsumsi tinggi.

Selain memperkuat distribusi, Pertamina juga memastikan produksi energi domestik tetap optimal. Produksi minyak dijaga pada level sekitar 386 ribu barel per hari, sementara pasokan gas diamankan hingga 1,68 miliar kaki kubik per hari melalui produksi dalam negeri serta skema perjanjian pasokan.

Teknologi hingga Logistik Disiagakan

Perusahaan juga mulai memanfaatkan teknologi berbasis kecerdasan buatan untuk membantu proses pengolahan data dan pengambilan keputusan secara cepat, terutama dalam pemantauan distribusi energi. Pendekatan ini diharapkan mampu mempercepat respons operasional ketika terjadi lonjakan permintaan di suatu wilayah.

Di sisi lain, kesiapan logistik juga menjadi perhatian utama. Pertamina menyiagakan personel operasional di berbagai titik strategis guna memastikan distribusi berjalan lancar sepanjang periode mudik dan arus balik.

Lonjakan konsumsi energi selama Lebaran memang bukan fenomena baru. Data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa periode mudik hampir selalu diikuti kenaikan konsumsi bahan bakar, terutama pada sektor transportasi darat dan udara.

Dengan mobilitas masyarakat yang diperkirakan kembali tinggi pada 2026, kesiapan pasokan energi menjadi faktor krusial. Bagi jutaan pemudik yang akan menempuh perjalanan lintas kota dan provinsi, stabilitas distribusi bahan bakar menjadi salah satu kunci agar perjalanan menuju kampung halaman dapat berlangsung aman dan nyaman.***

tuturpedia.com - 2026