banner 728x250
News  

Pemprov Jateng Ajak Mahasiswa Turut Ambil Peran Atasi Masalah Sosial

TUTURPEDIA - Pemprov Jateng Ajak Mahasiswa Turut Ambil Peran Atasi Masalah Sosial
banner 120x600

Semarang, Tuturpedia.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membuka ruang selebar-lebarnya bagi mahasiswa untuk ikut terlibat dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di daerah. Peran generasi muda dinilai penting, bukan hanya sebagai pengamat, tetapi juga sebagai penggerak solusi.

Pesan itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat memberikan keynote speech dalam Pelantikan dan Studium Generale Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) UIN Walisongo Semarang, Senin (9/2/2026).

TUTURPEDIA - Pemprov Jateng Ajak Mahasiswa Turut Ambil Peran Atasi Masalah Sosial
Pemprov Jateng Ajak Mahasiswa Turut Ambil Peran Atasi Masalah Sosial 5

Di hadapan ratusan mahasiswa, sosok yang akrab disapa Gus Yasin itu menegaskan bahwa organisasi kemahasiswaan seharusnya menjadi ruang lahirnya gagasan dan terobosan, bukan sekadar aktivitas rutin di dalam kampus.

“Kami membutuhkan mahasiswa yang mampu menghadirkan solusi atas persoalan nyata di masyarakat,” ujarnya.

TUTURPEDIA - Pemprov Jateng Ajak Mahasiswa Turut Ambil Peran Atasi Masalah Sosial
Pemprov Jateng Ajak Mahasiswa Turut Ambil Peran Atasi Masalah Sosial 6

Menurutnya, pengalaman berorganisasi adalah latihan awal sebelum benar-benar terjun ke kehidupan sosial yang sesungguhnya. Dinamika yang terjadi di Dema, kata dia, tak jauh berbeda dengan yang dihadapi dalam pemerintahan daerah, penuh tantangan, perbedaan pandangan, dan tuntutan untuk mengambil keputusan.

“Ini adalah miniatur pemerintahan. Di sini adik-adik belajar kepemimpinan, manajemen, hingga bagaimana menyatukan visi dalam satu organisasi,” jelasnya.

Gus Yasin juga menekankan pentingnya bekerja berdasarkan kesepakatan bersama dan kepentingan publik, bukan kepentingan pribadi atau kelompok. Prinsip itu, menurutnya, menjadi fondasi dalam menjalankan roda pemerintahan maupun organisasi.

Selain isu sosial, ia mendorong mahasiswa untuk lebih peka terhadap persoalan lingkungan. Menurutnya, inovasi masa kini tak bisa dilepaskan dari upaya menjaga keberlanjutan alam.

“Inovasi hari ini adalah tentang bagaimana kita merawat lingkungan. Bagaimana memanfaatkan sumber daya tanpa merusak ekosistem. Kita harus mencari cara agar kehadiran manusia justru memberi manfaat bagi bumi,” tegasnya.

Dengan semangat kolaborasi, Pemprov Jateng berharap mahasiswa tidak hanya menjadi agen perubahan di atas kertas, tetapi benar-benar terlibat aktif dalam menjawab tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan di Jawa Tengah.***

Kontributor Jawa Tengah: Rizal Akbar

tuturpedia.com - 2026