Tuturpedia.com — Kekuatan paspor negara-negara Asia Tenggara kembali dipetakan dalam indeks terbaru yang dirilis Henley & Partners berbasis data Otoritas Transportasi Udara Internasional (IATA). Dalam daftar tersebut, paspor Indonesia menempati peringkat ke-64 dunia dengan akses bebas visa ke 73 negara.
Di kawasan Asia Tenggara, Singapura masih menjadi pemegang paspor terkuat. Negara kota itu berada di peringkat pertama dunia dengan akses bebas visa ke 192 destinasi. Malaysia menyusul di posisi ke-9 dengan akses ke 180 negara, sementara Brunei Darussalam menempati peringkat ke-19 dengan 162 negara tujuan bebas visa.

Timor Leste tercatat berada di peringkat ke-51 dengan akses ke 94 negara. Thailand berada di posisi ke-60 dengan 79 negara, disusul Indonesia di peringkat ke-64 dengan 73 negara tujuan tanpa visa atau dengan kemudahan visa saat kedatangan.
Negara-negara lain di kawasan juga tercantum dalam daftar, seperti Filipina di peringkat ke-73 dengan 64 negara, Kamboja di posisi ke-85 dengan akses ke 50 negara, Vietnam di peringkat ke-86 dengan 49 negara, Laos di peringkat ke-87 dengan 47 negara, serta Myanmar di peringkat ke-89 dengan 44 negara.
Indeks paspor Henley & Partners mencakup 199 paspor dan 227 destinasi perjalanan di seluruh dunia. Data diperbarui secara berkala dan menjadi salah satu rujukan global dalam mengukur kebebasan mobilitas warga negara berdasarkan kebijakan visa.
Bagi Indonesia, posisi ini menempatkan paspor nasional di tengah persaingan global, sekaligus menjadi gambaran akses perjalanan internasional yang terus berkembang seiring dengan kerja sama diplomatik dan kebijakan imigrasi antarnegara.***















