Blora, Tuturpedia.com – Ketenangan warga yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Grojogan, tepatnya di wilayah Kelurahan Mlangsen dan sebagian Kelurahan Jenar, terusik dalam sebulan terakhir. Pasalnya, kawanan monyet liar yang belum diketahui asal-usulnya mulai masuk ke pemukiman dan melakukan aksi “penjarahan” di rumah-rumah warga.
Ana, salah satu warga Mlangsen, menuturkan bahwa kehadiran primata ini awalnya dianggap unik, namun lama-kelamaan berubah menjadi ancaman.

“Sudah sebulanan ini ada monyet di lingkungan kami. Sebenarnya kalau cuma muncul saja jadi pemandangan estetik, tapi ini sudah mengganggu kenyamanan. Mereka merusak barang, mengganggu hewan piaraan, bahkan berani masuk dapur untuk mencuri stok makanan,” keluh Ana.
Meski satu ekor monyet dikabarkan telah berhasil ditangkap di wilayah Kelurahan Jenar, gangguan masih terus terjadi.
Merespons laporan tersebut, tim BKSDA Jawa Tengah – Resort Konservasi Wilayah Blora telah turun ke lokasi untuk memasang perangkap di titik-titik strategis.

Lurah Mlangsen: Warga Harap Tenang dan Waspada
Menanggapi situasi ini, Lurah Mlangsen, Evi Kartikasari, meminta warga untuk tidak mengambil tindakan gegabah yang bisa memicu agresivitas hewan tersebut.
“Kami menghimbau warga untuk tetap tenang. Pastikan pintu dan jendela selalu tertutup rapat. Jika perlu, gunakan kawat pengaman tambahan pada ventilasi agar monyet tidak bisa masuk,” ujar Evi saat dikonfirmasi awak media.
Pihaknya juga menekankan beberapa poin keselamatan penting bagi warga:
- Hindari Kontak Langsung: Jangan mencoba mendekati atau memojokkan monyet karena hewan liar bisa menyerang jika merasa terancam.
- Awasi Anak-anak: Orang tua diminta ekstra ketat mengawasi buah hatinya saat bermain di luar rumah.
- Keamanan Pangan: Jangan membiarkan makanan terbuka di area yang mudah dijangkau dari luar.
“Harapan kami, monyet-monyet ini bisa segera dievakuasi oleh tim ahli sehingga kenyamanan warga bisa kembali seperti sediakala,” pungkasnya.














